Rumah Politik Jatim

Apakah Gus Ipul Jadi Koordinator Pendukung Jokowi? TKN: Gus Ipul Punya Pengaruh

Dukungan para gus untuk Jokowi-Ma'ruf bukan atas nama perorangan lagi, melainkan sudah menggeneral niatnya yaitu untuk memikirkan kebaikan NU.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Fatimatuz Zahroh
Abdul Kadir Karding Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Ramainya pemberitaan soal rombongan kiai dan gus di Jawa Timur yang menunggu arah dukungan Syaifullah Yusul dalam Pilpres 2019 turut ditanggapi oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding. 

Dalam wawancara bersama Suryamalang.com,  Sabtu (25/1/2019, Karding mengatakan, sejauh ini sudah banyak para gus yang menghubungi TKN dan menyatakan dukungan.

Bahkan banyak diantaranya yang sudah bergerak di masyarakat tingkat bawah untuk kampanye Jokow-Ma'ruf. Sehingga menurutnya kurang tepat jika saat ini gus dan kiai Jatim belum banyak yang merapat ke Jokowi-Ma'ruf.

"Gus di Jatim sudah banyak yang menghubungi saya.  Dan banyak juga yang sudah kerja. Kalau gigi 4 memang belum sih,  tapi kalau gigi 2 dan gigi 3 sudah jalan,  ya hampir semua lah sudah menyatakan dukungan," kata Karding. 

Salah satu kelompok gus yang sudah merapat ke Jokowi-Ma'ruf di Jatim adalah Asparagus. Dikatakan Karding, dukungan para gus yang diberikan untuk Jokowi-Ma'ruf  bukan atas nama perorangan lagi,  melainkan sudah menggeneral niatnya yaitu untuk memikirkan kebaikan NU. 

"Mereka berpikirnya sudah karena NUnya.  Karena perjuangan mereka ini bukan perorangan saja tapi institusi NUnya.  Atas apa yang dilakukan Pak Jokowi memperjuangkan NU bukan hanya memperjuangkan hari santri nasional,  tapi juga bank wakaf, lalu mendorong UU pesantren dan pendidikan keagamaan maka saya rasa sulit bagi teman-teman NU untuk memiliki alasan tidak memilih Jokowi," tegasnya.

Terkait dorongan agar Gus Ipul menjadi koordinator pendukung Jokowi,  Karding mengatakan hal itu tak menjadi masalah.  Bahkan TKN akan menyambut dengan gembira. 

"Nggak masalah,  tentu boleh-boleh saja kalau Gus Ipul mau menjadi koordinator pendukung Jokowi,  Gus Ipul punya pengaruh,  bu Khofifah juga punya pengaruh, tentu potensi terjaringnya suara untuk Jokowi-Ma'ruf akan semakin besar," tegasnya. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved