Breaking News:

Liga Italia

Erick Thohir Tinggalkan Inter Milan, Justru Dapatkan Keuntungan Rp 2,4 Triliun Saat Jual Semua Saham

Ketika menjual sisa 31 persen saham Inter Milan yang masih dimilikinya, Erick Thohir justru disebutkan mendapat keuntungan triliunan rupiah

gettyimages.ie
Erick Thohir resmi lepas dari INter Milan setelah Jual Semua Saham Inter Milan yang tersisa. Erick Thohir dan Roberto Manchini saat Masih menjadi Presiden Inter Milan 

SURYAMALANG.COM - Pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir resmi meninggalkan Inter Milan setelah menjual semua saham yang dimilikinya.

Erick Thohir disebut mendapatkan keuntungan ketika melepas semua saham Inter Milan yang dimilikinya.

Ketika menjual sisa 31 persen saham Inter Milan yang masih dimilikinya dan tak lagi memiliki aset di Inter Milan, Erick Thohir justru disebutkan telah mendapat keuntungan triliunan rupiah.

Jika sebelumnya Erick Thohir hanya menjual saham mayoritas Inter Milan kepada pengusaha asal China, kabar yang terbaru, Erick Thohir juga melepas sisa sekitar 31 persen saham Inter Milan miliknya. 

Live Streaming Arema FC vs Persita Tangerang, Babak 32 Besar Piala Indonesia, Kick Off 15.00 WIB

Sebulan Pacaran, Jennie BLACKPINK dan Kai EXO Dikabarkan Putus, Ternyata ini Alasannya

Empat Debt Collector Menendang dan Mencekik Pemilik Motor Yamaha NMax di Surabaya

Praktis kini Erick Thohir tak memiliki aset dan meninggalkan Inter Milan 

Pengusaha yang memiki jaringan usaha besar di banyak bidang itu disebut mengantongi keuntungan setidaknya 150 juta euro atau sekitar Rp 2,4 Triliun usai resmi menjual seluruh sahamnya di Inter Milan pada Jumat (25/1/2019).

Inter Milan telah mengumumkan bahwa Erick Thohir menjual saham sebesar 31,05 persen di klub tersebut kepada perusahaan penyedia dana asal Hong Kong, LionRock Capital.

"LionRock Capital kini menjadi pihak pemegang saham minoritas yang baru setelah mengakuisisi 31,5 persen bagian," tulis Inter Milan dalam pernyataan resmi mereka.

"Klub menyambut dengan baik kehadiran LionRock Capital dan berharap bisa membantu Suning untuk meraih kesuksesan di dalam dan luar lapangan," tambahnya.

 
Hal ini sekaligus mengakhiri kerja sama Thohir dan Inter Milan yang telah terjalin 5,5 tahun.

Sebelumnya, Erick Thohir sudah menjual saham mayoritasnya ke Suning Holdings Group, pada 2016.

Momen inilah yang menandai pemindahan jabatan Presiden Inter ke pengusaha asal China, Steven Zhang.

Meski telah melepas sahamnya di Inter Milan, ternyata Erick Thohir mengumpulkan pundi-pundi uang yang tak sedikit.

Dilansir dari Il Sole 24 Ore, Thohir setidaknya mengantongi keuntungan 150 juta euro atau sekitar Rp 2,4 Triliun.

Media Italia tersebut melaporkan jika selama kepemimpinan Thohir di Inter Milan, ia mendapat bunga 15 juta euro.

"Thohir membeli 70 persen saham Inter pada 2013 dengan biaya 250 juta euro. Dengan nilai saham 350 juta euro jika mencapai 100 persen. Taipan asal Indonesia tersebut memeroleh keuntungan 30 juta saat menjual sahamnya ke Suing 2016 lalu. Ia juga mendapat bunga untuk dipinjamkan ke klub selama masa kepresidenannya," tulis laporan Il Sole 24 Ore.

Thohir juga dilaporkan menjamin keuntungan 100 juta euro saat menjual 31 persen sahamnya ke LionRock Capital.

"Dengan penjualan 31 persen sisanya kepada LionRock Capital, Erick menjamin keuntungan 100 juta euro. Sehingga jika ditotal, keuntungannya mendekati 150 juta euro atau Rp 2,4 triliun," tambahnya.

Pejualan saham terakhir yang dimilikinya di Inter Milan menyusul posisi Erick Thohir yang sebelumnya melepaskan jabatannya sebagai presiden klub Italia itu.

Erick Thohir melepas sahamnya di Inter Milan setelah sebelumnya sempat menjadi pemegang saham mayoritas.

Erick Thohir lengser dari jabatan presiden klub Inter Milan akhir tahun lalu.

Inter Milan sebagai klub Liga Italia Serie A, secara resmi mengumumkan presiden baru mereka pada Jumat (26/10/2018).

Posisi presiden klub Inter dari Erick Thohir digantikan Zhang Kangyang, atau lebih dikenal dengan nama Steven Zhang, pemuda 27 tahun

Sebagaimana dikutip dari ESPN FC, Steven Zhang merupakan anak dari Zhang Jindong yang merupakan owner Suning Holdings Group yang kini memegang sebagian besar saham Inter.

Meski baru menjabat sebagai presiden, Zhang yang kini menjadi presiden Inter ke-21, sudah bertugas di Inter sejak Suning Group membeli saham Thohir dan mantan pemilik klub, Massimo Moratti, sejak Juni 2016.

Selama ini Erick Thohir yang kepemilikan sahamnya sebagian besar sudah terbeli masih menjabat sebagai presiden selama dua tahun sampai akhirnya ia menyerahkannya pada pemuda berumur 27 tahun itu.

Sekarang Erick Thohir benar-benar melepas sahamnya sehingga kini tidak lagi menjadi salah satu pemilik klub Liga Italia, Inter Milan.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri kerja sama Thohir dan Inter Milan yang sudah berjalan selama lima setengah tahun.

LionRock sebagai pemegang saham gabungan minoritas yang baru sendiri sudah optimistis dengan langkah mereka saat ini.

Mereka berharap perkembangan bisnis di Inter Milan akan melaju dengan pesat setelah akuisi ini.

"Inter Milan punya masa depan yang menarik dan potensi untuk terus berkembang," tulis LionRock.

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved