Kamis, 23 April 2026

Malang Raya

Blumbangan Macari di Kota Batu Dijadikan Tempat Wisata, Warga Mulai Pertanyakan Statusnya

Keberadaan Blumbang Macari sebagai tempat wisata mulai dipertanyakan, fungsi mata air diutamakan

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Anak-anak bermain di kolam Blumbangan Macari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.  

SURYAMALANG.COM, BATU - Blumbangan Macari di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu baru-baru ini dijadikan sebuah wisata.

Keberadaan Blumbang Macari sebagai tempat wisata dapat terlihat dari adanya peraturan untuk siapa saja yang berkunjung di area sumber air Blumbangan Macari.

Ada papan peringatan seperti dilarang memancing, dilarang membuang sampah, dan lainnya.

Di dalam blumbangan itu juga ada fasilitas mainan ayunan untuk bermain dan perahu karet. 

Seperti dilarang memancing, dilarang membuang sampah, dan lainnya.

Hasil Skor Akhir Persita Tangerang Vs Arema FC Adalah 0-3, Singo Edan Melaju ke Babak 16 Besar

Dul Jaelani Unggah 3 Foto Menangis di Konser Dewa 19, Diwarnai Pesan Haru & Pelukan Ari Lasso

Caca Tengker ungkap Sifat Asli Raffi Ahmad, Akui Merasa Malu Sebagai Adik Ipar

Ulul Azmi Kepala MI Darul Ulum, mengatakan Blumbangan Macari itu merupakan sumber air yang seharusnya dipelihara dan dirawat.

Jika dijadikan tempat wisata, menurutnya kurang tepat, apalagi melihat keadaan di sana bukan seharusnya dijadikan tempat wisata.

"Tempat edukasi itu baru benar. Kalau tempat wisata kurang tepatlah, itu sumber mata air seharusnya pemerintah memiliki peran di sana," kata Azmi, Minggu (3/2/2019).

Blumbangan Macari merupakan sebutan dari warga untuk lokasi itu.

Bentuk dari Blumbangan Macari itu adalah seperti kolam kecil yang berisi air.

Kedalamannya bisa mencapai setinggi orang dewasa.

Kolam itu sering dijadikan tempat anak-anak untuk berenang, bahkan juga dijadikan tempat mandi, dan cuci baju.

Bahkan siswa MI Darul Ulum juga pernah melepas benih ikan wader di Blumbangan Macari.

Melepaskan ikan wader agar bisa diketahui kalau air tersebut masih bersih.

"Tidak dijadikan tempat wisata saja seperti itu. Kalau sudah berurusan dengan wisatawan itu hal yang beda. Apalagi di sekitar situ ada sekolah dan juga pesantren, tidak cocok jika dijadikan tempat wisata," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved