Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Kabar Surabaya

VIDEO VIRAL - Pendukung Caleg Tampar Pria Berseragam Satpol PP di Kota Surabaya

Pria berkaus hijau pendukung caleg tampar anggota Satpol PP di halaman depan kantor Kelurahan Krembangan Utara Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

Editor: yuli
web
Pria berkaus hijau pendukung caleg saat memegang krah baju anggota Satpol PP di halaman depan kantor Kelurahan Krembangan Utara Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. LIHAT VIDEO DI AKHIR NASKAH. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebuah video yang memperlihatkan perseteruan dua pria berdurasi 1 menit 51 detik menjadi viral, Jumat (15/2/2019).

Dalam video tersebut, tampak pria berkumis dan bertopi hitam yang mengenakan seragam dinas khas Satpol PP, ditampar berkali-kali oleh pria yang berkaus oblong hijau, bersarung warna coklat, tanpa mengenakan alas kaki.

Pria berkaus hijau itu sejak awal video sudah berada di halaman depan kantor Kelurahan Krembangan Utara Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

Ia berjalan mondar-mandir berkacak pinggang, seraya melecutkan umpatan berkali-kali tanpa jelas kepada siapa umpatan itu ditujukan.

"Delok'en lek wes totok kene tak tempeleng langsung," katanya seraya mengarahkan telunjuk tangan kanannya ke arah bawah. Kalimat bahasa Jawa itu berarti, lihat saja kalau sampai sini, langsung aku tampar.  

Tak berselang lama, seorang pria berkumis, bertopi hitam, dan mengenakan seragam khas Satpol PP tiba mengendarai motor tipe bebek warna hitam.

Pria itu tampaknya baru saja tiba dari suatu lokasi, lalu memarkir motornya di bahu jalan tepat di seberang sisi depan bangunan kelurahan.

Belum juga turun dari motornya, pria yang berkaus hijau itu langsung menghampirinya.

"Kon lapo nyoplok spanduk, hah! Lapo dicoplok," nadanya meninggi seraya mengayunkan dua kali tamparan. Kalimat bahasa Jawa itu artinya, Kamu mengapa copot spanduk, hah? Mengapa dicopot?

Tamparan pertama diarahkan tepat di bagian atas kepala mengenai topi dan tamparan ke dua tepat mengenai pipi kiri pipi pria berseragam satpol PP.

Usai menampar, pria berkaus hijau kembali mengumpat disertai bentakan yang memaksa si pria berseragam Satpol PP untuk masuk kantor kelurahan.

"Ayo menjero dhisek ae," jawab pria berseragam Satpol PP. Artinya, ayo masuk dulu saja.

Tak sampai masuk dalam ruangan, tepat di depan kantor kelurahan, pria berkaus hijau itu langsung mencengkeram kerah baju pria berseragam Satpol PP, lalu menariknya.

Pria itu mengajukan pertanyaan yang sama, ia meminta penjelasan tentang spanduk yang disebut-sebut, dicopot secara paksa.

"Alasanmu nyoplok lapo, hah?" bentaknya. Artinya, apa alasanmu mencopot?

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved