Kabar Bali

Agar Nilai Kuliah Bagus, Mahasiswi di Bali Rela Disetubuhi Dosen Muda, Adegan Direkam untuk Disebar

Agar Nilai Kuliah Bagus, Mahasiswi di Bali Rela Disetubuhi Dosen Muda I Putu Eka Swastika alias Eka, Adegan Direkam untuk Disebar

Agar Nilai Kuliah Bagus, Mahasiswi di Bali Rela Disetubuhi Dosen Muda, Adegan Direkam untuk Disebar
IST
Dosen muda di Bali doyan menyetubuhi mahasiswinya kemudian merekam agedan syur itu dan mengancam akan menyebarkannya. (ILUSTRASI) 

SURYAMALANG.COM, BALI - I Putu Eka Swastika alias Eka, dosen muda di Bali doyan menyetubuhi mahasiswinya kemudian merekam agedan syur itu dan mengancam akan menyebarkannya.

Akibat dugaan tindak asusila ini, I Putu Eka Swastika yang berusia 26 tahun itu harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (18/2/2019).

Dalam persidangan, terdakwa Eka didampingi penasihat hukumnya, dan persidangan dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi digelar tertutup.

Gadis 16 Tahun Dipaksa Layani Nafsu Pria Tua di Gubuk Perkebunan, Akibatnya Muncul Sebulan Kemudian

Vanessa Angel Dipenjara, Bibi Ardiansyah Asik Dugem dengan Anya Geraldine, 3 Foto Ungkap Keseruannya

Arwah Julia Perez Rutin Pulang ke Rumah Keluarganya Tiap Hari Jumat, Sampaikan Pesan untuk Adiknya

I Putu Eka Swastika alias Eka, dosen di Bali doyan menyetubuhi mahasiswinya kemudian merekam agedan syur itu dan mengancam akan menyebarkannya.
I Putu Eka Swastika alias Eka, dosen di Bali doyan menyetubuhi mahasiswinya kemudian merekam agedan syur itu dan mengancam akan menyebarkannya. (Tribun Bali)

I Putu Eka Swastika alias Eka dosen di kampus swasta Denpasar itu didudukan di kursi pesakitan, lantaran diduga menyebarkan video dan foto pornografi.

Si dosen juga menyetubuhi mahasiswi disertai ancaman.

Eka pun didakwa dengan dakwaan alternatif.

Yakni dakwaan pertama, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 29 Undang-Undang RI No.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Dakwaan kedua, terdakwa dinilai melanggar Pasal 32 Undang-Undang RI No.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Juga, dakwaan ketiga, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP.

Diketahui, terjeratnya terdakwa Eka dalam perkara ini berawal saat saksi korban inisial M kuliah di kampus tersebut.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved