Rumah Politik Jatim

Pendukung Jokowi Sambut Kedatangan Prabowo Di Jatim, BPP Prabowo-Sandi: Lawan Mulai Panik

"Kami melihat aksi di kubu sana sudah sangat mengerikan. Di Mojokerto pun demikian. Selalu menghadang di beberapa titik saat Pak Prabowo hadir".

suryamalang.com/Sutono
Para pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin membeber spanduk menyambut kedatangan Prabowo Subianto Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah, Losari, Ploso, Jombang 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Pemenangan Provinsi Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Jawa Timur menyayangkan adanya penyambutan oleh massa pendukung Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin yang terjadi masif di Jawa Timur. Kubu Prabowo-Sandi menilai hal itu sebagai bentuk kepanikan.

"Kami melihat aksi di kubu sana sudah sangat mengerikan. Di Mojokerto pun demikian. Selalu menghadang di beberapa titik saat Pak Prabowo hadir di manapun," kata Ketua Bidang Media BPP Jatim, Hadi Dediansyah kepada Suryamalang.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (25/2/2019).

Menurutnya, hal itu menghargai azas bernegara. "Mereka tidak menghormati azas demokrasi sekaligus etika demokrasi. Sekalipun, saya lihat jumlahnya hanya puluhan," kata Hadi.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim ini juga menilai, hal itu telah dikoordinir oleh pihak tertentu. "Sepertinya bukan spontan yang diinginkan masyarakat, namun spontan yang dikoordinir. Sepertinya, ini terkonsep dengan baik," katanya.

"Misalnya, untuk cetak spanduk, saya pikir tidak memungkinkan dicetak mereka sendiri. Hal ini mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Ini yang tidak masuk logika," katanya.

Dengan masifnya aksi ini, Hadi menilai, hal tersebut tak lebih dari bentuk kepanikan. "Kami melihat hal itu sebagai bentuk kepanikan. Sehingga, kami melalui badan advokasi melaporkan hal ini supaya ada keadilan dari penyelenggara negara, di dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)," terang Caleg DPRD Jatim dari Partai Gerindra ini.

"Kami ingin saling menghormati etika demokrasi, kami tidak mengrecoki dan mengganggu. Bawaslu seharusnya paham hal ini," terang Hadi, caleg Gerindra dari daerah pemilihan Jatim 1 (Surabaya) ini.

Sebelumnya, kehadiran Prabowo di beberapa wilayah di Jatim, mendapat sambutan dari pendukung Jokowi. Apabila pada pekan lalu (Selasa, 19/2/2019) kejadian ini terjadi di Surabaya. Pekan ini kejadian serupa terjadi di Mojokerto dan Jombang.

Di antaranya kala Prabowo berkunjung ke Pesantren Majma'al Bahrain Shiddqiyyah, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang, Minggu sore (24/2/2019). Sejumlah spanduk dan baliho yang terpampang di sejumlah lokasi sekitar PP Shiddiqiyyah. Para relawan Jokowi juga membeber spanduk sindiran terhadap Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

Bahkan pada saat bersamaan, para relawan meresmikan posko pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di dekat lokasi pondok, yang diberi nama ‘Gubuk 01 Jokowi-Ma'ruf Amin’.

Tulisan yang terpasang di spanduk itu diantaranya berbunyi ‘Selamat Datang Bapak Prabowo Subianto di Kab Jombang, Tapi Maaf Pilihan Kami Sudah Tetap ke Jokowi-Ma’ruf‘.

Saat Prabowo Subianto tiba, yang ditandai berputar-putarnya helikopter di atas area pesantren Shiddiqiyah, puluhan Relawan Jokowi berjajar di pinggir jalan. Mereka membentangkan spanduk bernada serupa. Mereka juga terus meneriakkan yel-yel untuk kemenangan Jokowi.

“Selamat datang Pak Prabowo di kandang Jokowi,” kata relawan hampir bersamaan.

Namun niat untuk memperlihatkan keberadaan mereka di depan Prabowo Subianto tidak terlaksana. Sebab, helikopter Prabowo Subianto turun langsung di lapangan pendaratan heli dalam area pondok Majmaal Bahrain.

Ketua Projo Jombang, Joko Fatah Rachim mengatakan, pihaknya memang sedang ada acara di Kecamatan Ploso. Yakni, peresmian posko yang diberi nama ‘Gubuk 01, Jokowi-Ma'ruf Amin’. Lokasinya, kebetulan hanya sekitar 25 meter dari pesantren yang dikunjungi Prabowo. "Kami tetap menyambut Pak Prabowo, tapi kami juga tetap nyoblos Jokowi," kata Fattah. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved