Rumah Politik Jatim

Dua Alasan Mahfud MD Laporkan Cuitan Akun Twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD akhirnya melaporkan akun Twitter @KakekKampret_ ke markas Polres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).

Dua Alasan Mahfud MD Laporkan Cuitan Akun Twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD di Polres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLATEN - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD akhirnya melaporkan akun Twitter @KakekKampret_ ke markas Polres Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).

Akun Twitter @KakekKampret_ diketahui mengunggah tuduhan bahwa Mahfud MD menerima mobil Toyota Camry pelat nomor B 1 MMD dari seorang pengusaha. 

Pada postingan tertanggal 1 Maret 2019 pukul 17:26 WIB, akun Twitter @KakekKampret_ menulis sebagai berikut:

Saudara @mohmahfudmd mengapa nopol B 1 MMD mobil camri punya anda tidak terdaftar di daftar pemilik kendaraan yg terdaftar di samsat DKI, tolong dijawab jgn lapor polisi ya

gaess kakek mual mual

Akun Twitter @KakekKampret_ diketahui mengunggah tuduhan bahwa Mahfud MD menerima mobil Toyota Camry pelat nomor B 1 MMD dari seorang pengusaha.
Akun Twitter @KakekKampret_ diketahui mengunggah tuduhan bahwa Mahfud MD menerima mobil Toyota Camry pelat nomor B 1 MMD dari seorang pengusaha. (Twitter @KakekKampret_)

Mengapa Mahfud MD tidak menjawab terbuka di Twitter tetapi justru melaporkan ke polisi?

"Ini tujuannya dua. Satu, pendidikan hukum. Semacam penyuluhan hukum kepada masyarakat. Ingan anda hidup ada hukum. Yang bisa dihukum bukan karena orang yang membunuh. Orang yang membuat insinuasi itu bisa dibaca dari kalimatnya bahwa itu tindak pidana," kata Mahfud, Jumat.

Tujuan yang kedua, lanjut Mahfud, untuk memberitahu masyarakat bahwa hukum itu terbuka di semua polres untuk UU ITE. Sebab tidak ada locus delictisebelum tertangkap orangnya.

"Kenapa saya lapor ke Klaten, saya ini orang Sleman. Saya ingin mendidik masyarakat bahwa hukum itu terbuka di semua polres untuk UU ITE ini karena tidak ada locus delicti sebelum tertangkap orangnya," terang dia.

Mahfud mengungkapkan, jika ada masyarakat di Indonesia yang merasa terhina dengan kasus UU ITE dapat segera melaporkannya ke polres setempat, tanpa harus datang ke Jakarta.

"Dan saya melaporkan kasus ini ke Polres Klaten agar masyarakat tahu saja. Kalau saya mau di Jakarta, kan. Lebih sensasional dan macam-macam. Tapi saya lapor di sini biar masyarakat tahu anda bisa lapor di mana saja kalau diperlakukan begini," jelasnya.

Sementara dalam laporannya ke Polres Klaten, Mahfud membawa bukti berupascreenshot postingan dari akun Twitter @KakekKampret_. kompas.com

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved