Nasional

Hasil Survai Elektabilitas Kompas Jokowi Ma'ruf & Prabowo Sandiaga Terbaru, Usai Debat Capres 2

Hasil survai elektabilitas Kompas Jokowi Ma'ruf dan Prabowo Sandiaga terbaru usai debat Capres 2, beda tipis, ketahui penyebab naik dan turunnya

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
TribunManado.com
Hasil Survai Elektabilitas Kompas Jokowi Ma'ruf & Prabowo Sandiaga Terbaru, Usai Debat Capres 2 

SURYAMALANG.COM - Hasil survai elektabilitas Jokowi Ma'ruf dan Prabowo Sandiaga terbaru telah dirilis oleh Litbang Kompas

Dari hasil survai terbaru Litbang Kompas, diketahui elektabilitas Jokowi Ma'ruf masih mengungguli Prabowo Sandiaga. 

Survai elektabilitas Jokowi Ma'ruf & Prabowo Sandiaga terbaru dilakukan Litbang Kompas pada pada 22 Februari 2019 - 5 Maret 2019 atau setelah debat Calon Presiden (Capres) yang digelar pada 17 Februari 2019 lalu. 

Dari hasil survai terbaru menunjukkan, jarak elektabilitas antara kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019 semakin tipis.

Lama Tak Muncul, Kiki Fatmala Si Manis Jembatan Ancol Bikin Pangling Mirip Remaja di Usia 50 Tahun

Tak Cuma Mayangsari, 5 Selebriti Ini Juga Menantu Keluarga Cendana hingga Lika-liku Rumah Tangganya

Jembatan Sembayat Baru II Gresik Tunggu Peresmian, Paku Jalan Hilang Dicuri

Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf berada di angka 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen.

Adapun, 13,4 persen responden menyatakan rahasia.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

Peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan menuliskan, jarak elektabilitas kedua pasangan calon semakin menyempit, 11,8 persen.

Pada survei Litbang Kompas sebelumnya, Oktober 2018, perolehan suara keduanya masih berjarak 19,9 persen dengan keunggulan suara di pihak Jokowi-Ma'ruf.

Saat itu, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 52,6 persen, Prabowo-Sandiaga 32,7 persen, dan 14,7 responden menyatakan rahasia.

"Selama enam bulan, elektabilitas Jokowi-Amin turun 3,4 persen dan Prabowo-Sandi naik 4,7 persen," tulis Bambang.

Hasil survei ini juga menunjukkan bahwa meski penurunan angka elektabilitas Jokowi-Ma'ruf terlihat sedikit, tetapi memberikan pengaruh signifikan pada jarak keterpilihan.

Litbang Kompas juga melakukan survei pilihan capres dan cawapres berdasarkan usia pemilih, dengan hasil sebagai berikut:

Gen Z/pemilih pemula (<22)

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved