Universitas Negeri Malang

Universitas Negeri Malang (UM) Buka Program Doktoral Manajemen

Universitas Negeri Malang (UM) membuka program doktoral manajemen mulai Rabu (27/3/2019).

Universitas Negeri Malang (UM) Buka Program Doktoral Manajemen
Benni Indo
WR 1 UM Budi Eko Soetjipto (batik) saat menghadiri persemian program doktoral manajemen di Sasana Budaya UM, Rabu (27/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Universitas Negeri Malang (UM) membuka program doktoral manajemen mulai Rabu (27/3/2019).

Wakil Rektor 1 UM, Budi Eko Soetjipto menjelaskan, program doktoral manajemen ini akan diarahkan pada pengembangan ekonomi yang beriringan dengan revolusi industri 4.0. Khususnya di bidang UMKM.

Menurut Budi, perkembangkan UMKM perlu peran serta akademisi. Apalagi di tengah perkemabangan teknologi seperti saat ini.

"Saya harapkan ada integrasi dengan kemajuan teknologi. Jadi tidak ingin sekadar mempelajari teori tapi lebih dari kompetitor lain. Uniknya adalah nanti ada pemanfaatan teknologi, seperti e-commerce, e-marketing, dan isu terkini. Jadi orang lain kalau mau ke UM punya alasan karena kita mengarah ke digitalisasi," jelasnya.

Meskipun saat ini program pascasarjana masih dalam masa transisi yakni sedang dialihkan manajemennya kepada masing-masing fakultas, Budi optimis bisa menjaring sedikitnya 10 mahasiswa baru untuk permulaan.

“Karena ya kebutuhan sumber daya dengan gelar doktor masih tinggi di Jatim, khususnya Kota Malang," katanya.

Ia berharap nantinya pada proses pembelajaran mahasiswa mulai melirik digitalisasi industri perdagangan sebagai fokus pembelajaran. Disayangkan sekali kalau sampai melewatkan perkembangan atau modernisasi.

Selain itu, Budi juga menerangkan tentang rencana adanya kuliah doktoral melalui penelitian. Teknisnya, orang-orang yang bekerja tapi ingin gelar doktor bisa menempuh pendidikan ini.

Ia nantinya harus membuat penelitian di tempatnya bekerja. Hingga dibimbing sampai mendapatkan gelar doktoral.

"Karena banyak yang bisa meneliti di sekitarnya sendiri tapi karena terhalang pekerjaan jadi tidak bisa menempuh program doktor, nah kita mudahkan dengan ini," katanya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved