Malang Raya

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang Optimalkan 10 Sektor Sumber Pajak Daerah

Sektor pajak daerah menjadi perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang untuk meningkatkan nilai penghasilan.

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang Optimalkan 10 Sektor Sumber Pajak Daerah
erwin
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Purnadi. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Sektor pajak daerah menjadi perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang untuk meningkatkan nilai penghasilan.

“Berkaca pada tahun 2018 lalu, angka pendapatan pajak daerah mengalami surplus sekitar 5 persen dari yang sudah ditentukan. Untuk itu, kami optimis di tahun 2019 ini realisasi pajak daerah juga bisa melebihi target,” terang Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Purnadi, Minggu (7/4/2019).

Purnadi memaparkan, tahun 2018 lalu pajak daerah ditarget Rp 236.7 miliar. Pada saat tutup tahun pendapatan ditutup pada angka Rp 240 miliar.  Bapenda menghimpun sampai bulan Februari ini sektor pajak daerah sudah mencapai angka lebih dari Rp 32.2 milyar.

“Dalam awal tahun ini, pajak daerah sudah tercapai 15 persen dari target,” tutur Purnadi.

Purnadi menambahkan, dari 10 kategori pajak daerah, yang terdiri dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkiran, air bawah tanah, pajak bumi dan bangunan (PBB), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Sektor pajak Penerangan Jalan, diprediksi menyumbang pajak daerah tertinggi. Yaitu dengan target yang mencapai Rp 73 miliar
Dari jumlah tersebut, 18 persen lebih sudah tercapai. Yaitu dengan nominal Rp 13 miliar.

"Apabila dirata-rata dalam dua bulan pajak daerah dari sektor Penerangan Jalan mencapai 18 persen lebih. Maka hingga tutup tahun nanti, pendapatan pajak pada sektor ini bakal melebihi dari target yang ditentukan,” tutupnya. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved