Kabar Surabaya

Sopir Tak Sigap Hadapi Lalu Lintas Padat dan Hujan Lebat, 4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Waru

Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil terjadi di KM15.600 atau tepatnya 1.2 Km dari gerbang Tol Waru Utama Surabaya

Sopir Tak Sigap Hadapi Lalu Lintas Padat dan Hujan Lebat, 4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Waru
IST
Kecelakaan di Tol Waru Surabaya, Sabtu (6/4/2019) malam. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil terjadi di KM15.600 atau tepatnya 1.2 Km dari gerbang Tol Waru Utama, Surabaya, mengarah ke Perak, Sabtu (6/4/2019) malam.

Empat mobil itu meliputi, di antaranya;T oyota Kijang Innova, warna hitam, Nopol W 1748 NM, Warna Silver, yang dikemudikan Andrei Wiliam (24), warga Pucang, Sidoarjo.

Honda CRV, Warna abu abu metalik Nopol AG-596-RS,  yang dikemudikan Achmad Sunarto (47) warga Panggih, Trowulan, Mojokerto.

Toyota kijang kapsul, Warna silver, nopol L 1057 PN, yang dikemudikan Mustofa (33), Kedungdung, Sampang.

Toyota Avanza, warna Putih, Nopol K 8890 FL, yang dikemudikan Suwantara (64) Kembang, Jepara.

Kasat PJR Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo menerangkan, kecelakaan beruntun itu bermula dari Mobil Toyota Innova sebagai mobil paling terdepan dalam insiden tersebut.

Toyota Innova yang dikemudikan Andrei William secara tanpa sebab memperlambat laju kecepatan hingga berhenti.

Mengingat begitu mendadak, hal itu membuat laju Kijang Innova yang dikemudikan Mustofa juga memperlambat lajunya, lalu berhenti.

Namun tanpa diduga Honda CRV yang dikemudikan Achmad Sunarto, sebagai mobil ketiga di belakang dua mobil sebelumnya, tak memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk memperlambat atau menghentikan laju kecepatannya.

Tak pelak, tabrakan pertama akhirnya terjadi. Dan kemudian disusul tabrakan berikutnya dari Toyota Avanza sebagai mobil keempat.

"Untungnya gak ada korban jiwa, cuma beberapa mobil mengalami kerusakan, penyok," katanya.

Menurut Bambang, tabrakan beruntun itu disebabkan ketidakwaspadaan sopir mengantisipasi medan jalan yang saat itu dalam kondisi cuaca hujan deras.

Diperparah kemudian, arus lalulintas yang terbilang padat turut mempengaruhi  juga.

"Perubahan permukaan jalan menjadi licin akan sangat mungkin terjadi pada saat hujan yang berpotensi menimbulkan ban kendaraan mudah tergelincir saat dilakukan pengereman mendadak," tandasnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved