Kabar Surabaya

Penasehat Hukum Vanessa Angel Tuntut Kehadiran Rian Subroto, Jaksa Berdalih Seperti Ini

Penasehat hukum Vanessa Angel, Milano, menyatakan, saat penangkapan di dalam kamar hotel, polisi hanya menangkap Vanessa Angel. Sedangkan Rian..

Penasehat Hukum Vanessa Angel Tuntut Kehadiran Rian Subroto, Jaksa Berdalih Seperti Ini
ist
Vanessa Angel di Rumah Tahanan Perempuan Klas II Surabaya wilayah Medaeng Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu, (30/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Para penasehat hukum tiga terdakwa muncikari maupun Vanessa Angel menilai adanya kejanggalan karena ketidakhadiran pria yang disebut bernama Rian Subroto sejak awal penangkapan hingga persidangan. 

Penasehat hukum Vanessa Angel, Milano, menyatakan, saat penangkapan di dalam kamar hotel, polisi hanya menangkap Vanessa Angel. Sedangkan Rian hingga kini tidak pernah sekalipun diperiksa oleh polisi.

"Saat Vanessa ditangkap, yang katanya di dalam kamar hotel, si Rian itu langsung mundur (memperagakan tubuhnya mundur) gini. Jadi yang dibawa ke Polda itu ya cuma Vanessa," bebernya, Senin (8/4/2019).

Ia menambahkan, selama masa pemeriksaan maupun penahanan, Vanessa tidak sekalipun pernah dipertemukan dengan sosok Rian.

Bahkan, saat dimintai keterangannya sebagai tersangka (Vanessa), tidak pernah sekalipun dikonfrontir dengan Rian.

"Dalam kasus prostitusi, baik si laki-laki dan perempuan harus bebarengan. Kalau tidak, bagaimana mengetahui ada perbuatan prostitusi. Jadi harus berdua, tidak bisa sendiri-sendiri (diperiksa), untuk mensinkronkan. Kalau satu mengakui, satu tidak, terus bagaimana, kan jadi tidak sinkron. Jadi tolong hadirkan si Rian, supaya jelas ini barangnya," pungkasnya.

Desakan senada juga disampaikan oleh Franky Desima Waruwu, penasehat hukum muncikari Endang Suhartini alias Siska. Ia menyatakan telah meminta pada majelis hakim untuk memanggil Rian sebagai saksi dalam persidangan.

"Dan dalam persidangan tertutup tadi, hakim sudah memerintahkan pada jaksa agar menghadirkan Rian ke persidangan," tegasnya.

Sementara itu, penasehat hukum muncikari Tentri Novanta, Robert Mantinia, juga mendesak agar jaksa menjemput paksa Rian. Sebab, Rian dianggap mengetahui aliran dana dan tahu persis saat kejadiannya. Apakah termasuk melakukan perbuatan itu atau tidak.

"Kalau masalah prostitusi ini adalah perbuatannya, yang harus dibuktikan dengan fakta persidangan adalah perbuatannya. Jadi Rian harus menjelaskannya. Rian harus dihadirkan dalam persidangan," tegasnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto memastikan Rian tidak akan hadir dalam persidangan yang sudah kedua kalinya ini.

Dalihnya, surat panggilan terhadap Rian yang beralamat di Lumajang, tidak terkonfirmasi. Sehingga, jaksa dengan bantuan penyidik Polda Jatim, hingga kini belum dapat mengkonfirmasi keberadaan Rian.

"Kami sudah panggil, penyidik pun mengalami kesulitan (memanggil)," tandasnya. Syamsul Arifin 

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved