Persebaya Surabaya
Teknologi di Balik Jersey Persebaya Surabaya Musim 2019
Persebaya Surabaya meluncurkan jersey musim 2019 di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Rabu (24/4/2019).
Penulis: Khairul Amin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya meluncurkan jersey musim 2019 di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Rabu (24/4/2019).
Grand launching jersey tim Bajol Ijo dilakukan di atas panggung Surabaya Fashion Parade.
Jersey home dominasi hijau, jersey away didominasi putih, dan jersey alternate warna hitam kombinasi hijau.
Presiden Persebaya, Azrul Ananda mengatakan jersey musim ini merupakan penyempurnaan dari musim lalu.
“Kalau ada perubahan, harus step by step. Jangan sampai tahun ini perbedaannya ekstrim dengan tahun lalu.”
“Itu tidak bagus untuk brand identitiy, dan juga tidak bagus untuk sponsor,” terang Azrul kepada SURYAMALANG.COM.
Bahan dan produksi jersey Persebaya menggunakan 100 persen produk Indonesia.
Bajol Ijo sudah menerapkan kebijakan ini sejak tahun 2017.
“Kami masih konsisten dengan prinsip 100 persen Indonesia sejak 2017 lalu.”
“Banyak brand atau apparel yang dipakai tim tulisannya made in Indonesia, namun bahan dan kualitas bajunya dari impor.”
“Nah ini bener bener dari Indonesia, dan kainnya dibuat di Indonesia,” tambah pria 41 tahun tersebut.
Azrul mengungkapkan hal ini menjadi tantangan bagi industri tekstil Indonesia untuk menghasilkan bahan jersey yang high technology dan bisa memenuhi kebutuhan performance atlet.
“Pada 2017 lalu kami memberi tantangan itu kepada pabrik-pabrik tekstil, dan banyak yang angkat tangan.”
“Tapi ini harus ada yang memulai. Jadi kami bersyukur,” tambah Azrul.
Musim ini Persebaya masih setia dengan tekstur crocodile lewat motif croco.