Kabar Surabaya
Maria Mengenang Hari-hari Terakhir Suaminya Usai Bekerja Terlalu Lama sebagai Anggota KPPS
Maria Magdalena Latri (47) tak sanggup menahan kesedihannya ketika melihat jasad suaminya, Tommy Heru Siswantoro (47), warga Surabaya.
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Maria Magdalena Latri (47) tak sanggup menahan kesedihannya ketika melihat jasad suaminya, Tommy Heru Siswantoro (47), warga Jalan Karanggayam Teratai No 24, Pacarkeling, Tambaksari, Surabaya.
Maria pun berlinang air mata, seketika itu pula tubuhnya ikut melemas. Dia tak mampu menegapkan posisi duduknya.
Melihat hal tersebut, keluarga yang berdiri di samping Maria mencoba untuk menenangkan dengan mendekap tubuhnya. Meski begitu, Maria tetap menangis tersedu.
Selang beberapa jam, jasad Tommy digotong warga dan petugas Linmas menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Pacar Keling, Surabaya yang tak jauh dari rumah duka.
Maria turut serta dalam prosesi pemakaman Tommy. Maria berusaha menguatkan langkahnya hingga sampai ke pusara Tommy.
Maria terlihat berupaya tegar saat jenazah suaminya diturunkan ke dalam liang lahat.
Petugas makam lantas menimbun jenazah Tommy. Setelah jenazah Tommy tertimbun tanah, Maria dan beberapa keluarga menaburkan bunga di atas pusara.
Usai prosesi tabur bunga selesai, Maria duduk berjongkok di samping pusara. Dia hanya bergeming sembari menatap pusara Tommy. Tak seberapa lama Maria berdoa.
Usai pemakaman, Maria melayani para pelayat yang datang di ke diamannya.
Dia menjabat tangan para pelayat, lantas duduk dan berbincang.
Saat berbincang dengan para pelayat, Maria sesekali bercucuran air mata. Dia pun mengusap air mata itu dengan punggung tangannya. Mata Maria semakin sembap dan memerah.
• Polisi Sidoarjo Meninggal Dunia usai Jaga TPS, Istri Sedih Lihat Dua Anaknya Masih Kecil
• Alvi Jadi Yatim Piatu dalam Usia 13 Tahun, Ibunya Wafat Usai Terlalu Lelah Jadi Anggota KPPS
• Duka Istri Tukang Sapu yang Meninggal Dunia saat Bertugas sebagai KPPS di Pasuruan
• Wali Kota Surabaya Beri Beasiswa dan Pekerjaan untuk Anak-anak Petugas KPPS yang Meninggal Dunia
• Ratusan Orang Wafat Usai Coblosan yang Melelahkan, Simak Pendapat Dokter Perihal Fatigue
Tim reporter SuryaMalang.com juga berkesempatan berbincang dengan Maria.
Maria menceritakan, sebelum meninggal dunia, sepekan yang lalu Tommy mengeluhkan napasnya terengah-engah.
Diduga Tommy kelelahan setelah bertugas menjadi anggota KPPS di TPS 19 Kelurahan Pacarkeling.
Tommy mulai bekerja, Selasa (16/4/2019) sore untuk mempersiapkan untuk pelaksanaan pencoblosan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tommy-meninggal-dunia-anggota-kpps-di-tps-19-kelurahan-pacarkeling-surabaya.jpg)