Kabar Magetan

Ratusan Siswa SMA dari Madiun Konvoi ke Magetan, Padahal Pengumuman Kelulusan 13 Mei 2019

Ratusan siswa SMA dengan baju dicorat coret cat semprot, mengendarai kendaraan bermotor dengan knalpot terbuka, konvoi keliling kota Magetan.

Ratusan Siswa SMA dari Madiun Konvoi ke Magetan, Padahal Pengumuman Kelulusan 13 Mei 2019
IST
Ratusan siswa konvoi masuk wilayah kota Magetan dan Taman Wisata Sarangan, Magetan, Senin (29/4/2019). Peserta konvoi itu diduga siswa SMA Madiun. Padahal, pengumuman kelulusan masih tanggal 13 Mei 2019. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Ratusan siswa SMA dengan baju dicorat coret cat semprot, mengendarai kendaraan bermotor dengan knalpot terbuka, konvoi keliling kota Magetan.

Tentu saja Polisi pontang panting berusaha mengamankan peserta konvoi dan pengguna jalan lain, yang kebetulan berpapasan dengan anak anak SMA yang merayakan kelulusan.

"Kaget juga tiba tiba melihat ada konvoi siswa SMA, padahal dari Pemerintah Kabupaten Magetan Polisi belum mendapat surat pemberitahuan, begitu juga Kapolsek Magetan, saya tanya bilang belum,"kata Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himawan kepada SuryaMalang.com, Senin (29/4/2019).

Dikatakan AKP Himawan, kalau ada pemberitahuan Polisi bisa mengawal agar peserta konvoi bisa tertib, dan tidak melanggar disiplin lalu lintas yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.

Detik-Detik Kapal Vietnam Tabrak KRI Viral, Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Ikan Asing asal Vietnam

"Kalau Pemkab Magetan mengirim pemberitahuan, kami bisa antisipasi dan menjaga wilayah perbatasan. Ini tidak ada pemberitahuan, jadi kasihan anggota pontang panting mengamankan peserta dan masyarakat pengguna jalan lain," jelas AKP Himmawan.

Peserta konvoi yang mencopot kelengkapan kendaraannya akan dikenakan sanksi, dan tindakan itu mulai dari pelanggaran ringan sampai berat.

"Ada pelanggaran yang sifatnya masih bisa ditoleransi, kami peringatkan dan kami minta dilengkapi kendaraannya dan surat-surat kendaraan. Sanksi sedang dan berat, orangtuanya atau gurunya kita panggil, kalau menyerah kami kembalikan,"kata Himmawan.

Informasi yang dihimpun SuryaMalang.com menyebutkan, untuk pengumuman kelulusan SMA, dilakukan bulan Mei 2019.

Menurut Himmawan, kebanyakan pelajar yang konvoi mengaku datang dari Kabupaten Madiun. Sedang anak-anak dari wilayah Kabupaten Magetan hampir tidak ada.

"Rata rata peserta konvoi siswa SMA itu datang dari Madiun, mereka kami halau agar lewat ring road wilayah Kota Madiun. Dengan kembalinya peserta konvoi itu, pengguna jalan lain tidak was was lagi," tandas AKP Himawan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved