Jendela Dunia
Tahukah Anda, Mengapa Awan Bisa Melayang di Langit dan Tak Jatuh ke Bumi? Simak Jawaban Ilmiah Ini
Tahukah Anda, Mengapa Awan Bisa Melayang di Langit dan Tak Jatuh ke Bumi? Simak Jawaban Ilmiah Ini
SURYAMALANG.COM – Mungkin Anda belum tahu jawabannya, mengapa awan bisa melayang di langit dan tidak jatuh ke Bumi?
Pertanyaan itu mungkin menjadi salah satu dari banyak pertanyaan tentang ‘misteri’ awan di langit.
Pertanyaan lain, bisa berupa: apa yang Anda pikirkan ketika memandang langit dan melihat ada awan di sana?
Mungkin sebagian dari Anda akan berimajinasi tentang bentuk awan.
Namun, beberapa orang juga punya pertanyaan mendasar tentang awan, yaitu mengapa ia tak jatuh ke Bumi?
Padahal, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa bumi memiliki gaya tarik yang disebut gravitasi.
Gaya tarik ini membuat segala benda yang dilemparkan ke atas akan jatuh ke bawah atau permukaan Bumi.
Lalu, apa yang membuat awan spesial hingga tetap melayang dan tak jatuh ke permukaan Bumi?
Keistimewaan awan salah satunya berasal dari material pembentuknya.
Awan terbentuk ketika udara hangat dan lembab naik melalui atmosfer yang lebih rendah.
Setelah itu udara akan mengembang dan mendingin serta beberapa di antaranya akan mengembun menjari tetesan air sangat kecil.
Tetesan kecil inilah yang nantinya berkumpul dan membentuk awan.
Ukuran tetesan kecil tersebut sangat kecil hingga sulit untuk jatuh.
Ini mirip dengan partikel debu yang melayang di bawah sinar matahari yang menerobos celah-celah jendela.
Pertikel debu itu tidak jatuh ke tanah, bukan?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gugusan-awan-di-langit-saat-dilihat-dari-jendela-pesawat.jpg)