Pemilu 2019

Nasdem Tulungagung Siap Tempuh Jalur Hukum, Terkait Dugaan Perpindahan Suara PKB Ke PAN

DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ancang-ancang menempuh jalur hukum untuk mempermasalahkan perpindahan suara PKB ke PAN di Kecamatan Kedungwaru.

Nasdem Tulungagung Siap Tempuh Jalur Hukum, Terkait Dugaan Perpindahan Suara PKB Ke PAN
suryamalang/David Yohanes
Rekapitulasi di tingkat Kabupaten yang dilakukan KPU Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ancang-ancang menempuh jalur hukum untuk mempermasalahkan perpindahan suara PKB ke PAN di Kecamatan Kedungwaru. Pasalnya, adanya dugaan perpindahan suara ini berpengaruh besar. Dimana PAN akhirnya unggul tiga suara atas Nasdem di Dapil 1, yang meliputi Kecamatan Ngantru, Tulungagung dan Kedungwaru.

"Karena kami melihat ada upaya yang disengaja dan sistematis, untuk memindahkan suara antar partai maka jalur hukum akan kami tempuh," kata Ketua DPW Nasdem Tulungagung, Ahmad Djadi, Rabu (1/5/2019).

Karena kalah tiga suara dari PAN, dikatakan Ahmad Djadi, maka jatah kursi ke-10 DPRD Tulungagung dari Dapil satu menjadi milik partai PAN. Padahal, dari perhitungan awal Partai Nasdem unggul sekitar 50 suara dibanding PAN.

Politisi yang sangat senior ini mengungkapkan, hanya orang kawakan yang bisa mendesain perpindahan suara antar partai. "Sebenarnya kami sudah tahu indikasi siapa yang terlibat dalam pengaturan ini. Namun secara formal akan kami wujudkan dalam langkah hukum," tegas Djadi.

Sebelumnya, Partai Nasdem berhasil membuktikan perpindahan 120 suara milik PKB ke PAN di Kecamatan Ngantru. Rinciannya, 60 suara di Desa Ngantru dan 60 suara di Desa Srikaton.

Sementara di Kecamatan Kedungawaru, Nasdem mempunyai data perpindahan 50 suara dari PKB ke PAN. Dari data DA1 awal, PAN mendapatkan 2298 suara. Namun terbit DA1 pembaruan, suara PAN berubah menjadi 2357. "Mungkin mereka anggap Nasdem tidak tahu. Padahal saksi kami sangat kuat," ujar Djadi.

Namun protes Nasdem tidak membuahkan hasil, sehingga saksi Nasdem memilih menandatangani formulir keberatan.

Djadi meyakini, ada keterlibatan orang lama yang paham pelaksanaan pemilu dalam kasus ini. DPW Nasdem bertekat akan mengejar kasus ini hingga tuntas. Termasuk menunjuk pengacara untuk mengawal kasus ini.

Selain itu, DPW Nasdem juga mempelajari kemungkinan melapor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). "Siapa saja yang terlibat harus diungkap," ucapnya.

Lebih jauh, Djadi mengaku heran dengan sikap PKB yang tidak bereaksi. Padahal jelas-jelas suaranya pindah ke partai lain. "Partai lain, satu suara pun diperjuangkan mati-matian. Ini kok tidak ada respon?" pungkas Djadi.

PKB sendiri dipastikan mendapatkan satu suara dari Dapil 1. Sisa suara dari PKB inilah yang dimainkan untuk mendongkrak suara PAN. Caleg yang dipastikan melenggang ke DPRD Tulungagung adalah Adib Makarim, yang juga Ketua DPC PKB Tulungagung.

Namun saat akan dikonfirmasi kembali, Adib tidak bisa dihubungi. Sejumlah wartawan yang coba menelepon Adib juga tidak diangkat. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved