Malang Raya
Aliansi Mahasiswa UM Suarakan Tuntutan Di Hardiknas
Aliansi Mahasiswa UM (Universitas Negeri Malang) beraksi di depan Graha Rektorat saat perayaan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional).
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
Soal kampus inklusi, kata Yoga, dikatakan UM kurang maksimal.
Karena mahasiswa disabilitas belum terfasilitasi.
“Sebagaimana disampaikan Pak WR 3, gedung-gedung UM masih banyak yang lama.”
“Maka harus ada perbaikan agar teman-teman disabilitas terfasilitasi,” kata Yoga.
Muarifin saat menjelaskan ke mahasiswa soal fasilitas buat disabilitas mengakui masih ads kekurangan terutama di gedung-gedung perkuliahan lama.
“Kalau di gedung baru sudah terfasilitasi,” jelasnya pada mahasiswa.
Tentang aksi demo mahasiswa ia membolehkan penyampaian aspirasi saat ada momentum asal tidak anarkis.
“Jika ada permasalahan, tolong dikomunikasikan. Termasuk soal UKT ke bidang II (WR 2),” kata WR 3.
Isu-isu menarik yang disampaikan mahasiswa akan dirapimkan.
Dikatakan, penetapan UKT mahasiswa sudah ada komponen-komponennya.
Karena itu tiap mahasiswa bisa berbeda UKT karena kondisi tiap mahaiswa berbeda satu sama lain.
“Penilaian acuannya normatif,” jawabnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wakil-rektor-iii-universitas-negeri-malang-dr-muarifin-mpd-menemui-pendemo-aliansi-mahasiswa-um.jpg)