Breaking News:

Rumah Politik Jatik

Kisah Caleg Muda yang Lolos Jadi Anggota DPRD, Ada yang Masih Kuliah & Ada yang Dikira Penjual Obat

Empat caleg muda ini lolos menjadi anggota DPRD. Padahal ada caleg yang masih kuliah. Juga ada caleg yang hanya modal Rp 3 juta.

Editor: Zainuddin
suryamalang.com/Ahmad Zaimul Haq
Pemilu 2019. 

SURYAMALANG.COM – Empat caleg muda ini lolos menjadi anggota DPRD.

Padahal ada caleg yang masih kuliah. Juga ada caleg yang hanya modal Rp 3 juta.

Kisah empat caleg muda ini bisa menjadi inspirasi untuk orang lain.

Dengan modal seadanya, empat pemuda ini lolos menjadi anggota DPRD.

Usia mereka terbilang masih sangat muda, ditambah modal dan pengalaman seadanya.

Dikutip dari Kompas.com dan Tribun Jabar, berikut Grid.ID rangkum kisah empat caleg muda yang lolos menjadi anggota DPRD.

1. Yoel Yosaphat : Modal Rp 3 juta untuk Kampanye dengan Kartu Nama dan Stiker

Yoel Yosaphat (32) mencalonkan diri dengan modal seadanya.

Warga Bandung, Jawa Barat ini mendaftar di Dapil 1 Kota Bandung.

Yoel hanya punya modal Rp 3 juta untuk dana kampanye.

“Banyak orang yang tidak percaya. Tapi itu memang faktanya,” kata Yoel.

Pekerja di digital printing ini mengampanyekan dirinya hanya dengan kartu nama dan stiker.

“Saya hanya modal kartu nama dan stiker. Karena tidak ada sponsor, saya tidak mampu membeli kaus,” ungkapnya.

Dia juga bukan berasal dari keluarga yang kaya raya.

“Papa sudah meninggal, dan mama pensiunan guru SMP,” tambahnya.

Pria kelahiran 5 Juni 1987 ini berhasil meraup 3.321 suara di Dapil 1 Kota Bandung.

2. Syarif Lutfi Almutahar : Modal Nekat & Tak Pernah Beri Janji

Syarif Lutfi Almutarah (27) dipastikan lolos sebagai anggota DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Karena tidak memiliki pengalaman politik apapun, Syarif hanya bermodal nekat.

Dengan bersosialisasi langsung ke warga, Syarif sempat dikira minta sumbangan.

Dalam kampanyenya, Syarif tidak pernah memberikan janji apapun.

“Saya tak pernah memberi janji karena pemilih rata-rata muak dengan janji,” ungkapnya.

3. Christianto Julianto Budiman : Dikira Penjual Obat Pembasmi Nyamuk

Christianto Julianto Budiman (26) mengaku hanya bermodal Rp 11 juta.

Uang itu dikumpulkan dari sumbangan rekannya.

Uang itu habis untuk atribut kampanye seperti kaus.

Pengelola kantin sekolah ini kampanye dengan cara door to door.

Karena mengira Christian adalah penjual obat pembasmi nyamuk, banyak warga yang tidak membukakan pintunya.

Saat mendaftarkan diri ke KPU, dirinya mengaku sempat diremehkan petugas yang berjaga.

“Dek tidak akan terpilih. Di Dapil 6 banyak tokoh dan senior anggota dewan,” ujar Christian menirukan ucapan petugas KPU.

4. Roy Mahendra : Masih Mengerjakan Skripsi

Roy Mahendra (23) sudah dipastikan dapat lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumedang termuda.

Roy masih tercatat sebagai mahasiswa semester akhir jurusan Administrasi Negara di perguruan tinggi.

Roy dikenal aktif dalam berbagai organisasi.

Pemuda ini harus membagi perhatiannya antara kuliah dengan kampanye.

Dirinya mengaku skripsi yang dikerjakannya sudah sedikit lagi rampung.

Roy berhasil mendapat 4.841 suara yang melebihi suara Ketua DPD Golkar Sumedang, Sidik Jafar.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul 4 Caleg Muda yang Lolos jadi Anggota DPRD, Ada yang Masih Kuliah Sampai Cuma Modal 3 Jutaan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved