Malang Raya

Kisah Tholchah Hasan Menolak Jabatan Menteri Era Presiden Megawati Usai Gus Dur Dilengserkan

Saat itu, Tholchah Hasan beralasan tidak ingin meninggalkan persaudaraan dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
KOMPAS.COM
Menteri Agama RI era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Muhammad Tholchah Hasan (kanan). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Wali Kota Malang Sutiaji bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut menjenguk KH Muhammad Tholchah Hasan di RS Saiful Anwar, Kota Malang, Senin (13/5/2019).

Sutiaji memiliki kesan tersendiri terhadap KH Muhammad Tholchah Hasan, kelahiran Tuban, 10 Oktober 1938 yang pernah menjadi Menteri Agama semasa Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 1999 - 2001.

Sutiaji mengenang dirinya dulu selalu datang mengaji ke KH Muhammad Tholchah Hasan setiap Rabu. Sebelum menjadi menteri, Tholchah Hasan menjadi Rektor Universitas Islam Malang (Unisma).

Dari kegiatan itu, Sutiaji yang berasal dari Lamongan itu mendapatkan banyak ilmu sekaligus mengenal karakter gurunya itu.

“Beliau bukan hanya ikon Malang tapi juga aset nasional. Saya setiap Rabu datang ngaji ke beliau, banyak ilmu yang saya dapat. Saya melihat beliau orang yang ikhlas dan semangat menjaga persaudaraan,” kenang Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, 13 Mei 2019.

Kegiatan mengaji setiap Rabu itu dilakukan Sutiaji ketika dirinya belum menjabat sebagai anggota legislatif Kota Malang.

Sutiaji menceritakan, suatu hari ia bertanya kepada Tholchah Hasan mengapa menolak tawaran menjadi seorang menteri di era Presiden Megawati.

Saat itu, Tholchah Hasan beralasan tidak ingin meninggalkan persaudaraan dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).“Apapun saya tidak bisa meninggalkan persaudaraan saya dengan Gus Dur. Ketika Gus Dur dilengserkan dan saya diangkat menjadi menteri, itu bertentangan. Jangankan jabatan menteri, jabatan presiden pun kalau itu melukai persahabatan dengan seorang teman, saya tidak mau,” ujar Sutiaji menceritakan kembali apa yang disampaikan KH Muhammad Tholchah Hasan kala itu.

Lazim diketahui, Presiden Megawati saat itu menunjuk Said Agil Husin Al Munawar sebagai Menteri Agama.

Bagi Sutiaji, sosok KH Muhammad Tholchah Hasan adalah sosok yang konsisten dan berhati bersih. Tokoh seperti itu patut menjadi panutan bagi masyarakat.

Kini, KH Muhammad Tholchah Hasan tengah berbaring mendapatkan perawatan di RS Saiful Anwar Kota Malang. Sutiaji pun mengajak masyarakat turut berdoa untuk kesembuhan mantan Rektor Unisma itu.

Dokter Muhammad S Niam yang menangani KH Muhammad Tholchah Hasan menerangkan, sebelum dirawat di RS Saiful Anwar, KH Muhammad Tholchah Hasan dirawat di RS Islam dan RS Muslimat.

"Masuk di sini mulai kemarin," katanya.

Diterangkan dr Niam, terdapat penyumbatan pada saluran pencernaan di bagian atas. dr Niam menambahkan, petugas medis fokus perbaikan nutrisi untuk KH Muhammad Tholchah Hasan.

"Ya kami hanya memperbaiki nutrisi. Nutrisi bagus semua komplikasi bisa diatasi," paparnya.

Niam belum bisa menjelaskan detail kondisi KH Tholchah Hasan karena baru berada di RS Saiful Anwar selama dua hari. Ia juga tidak bisa menerangkan berapa lama KH Muhammad Tholchah Hasan menjalani perawatan. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved