Jendela Dunia

Kisah Psikopat Pembunuh Asal Jepang yang Berhubungan Badan dan Mutilasi Korban-Korbannya

Seorang psikopat asal Jepang tega membunuh gadis kecil lalu melakukan hal keji berikut sebelum akhirnya memutilasi para korban.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Grid.ID
Psikopat pemutilasi asal Jepang. 

Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku yang diketahui bernama Juan Carlos menggorok leher korbannya sebelum ia melakukan hubungan intim dengan mayat.

Pasangan suami istri psikopat dari Meksiko.
Pasangan suami istri psikopat dari Meksiko. (Konfrontasi)

Selanjutnya, ia memutilasi korban dan mengambil beberapa bagian organ tubuhnya untuk dijadikan makanan untuk anjing-anjingnya.

Menurut laporan, Carlos diketahui memiliki ganguan kejiwaan dengan istrinya sehingga membuatnya menjadi psikopat berbahaya.

Psikiater mengatakan kepada pengadilan bahwa, "Juan Carlos terbukti memiliki gangguan kepribadian yang menjadikannya psikopat."

Sedangkan istrinya yang juga ditangkap, diduga memiliki penyakit mental yang sudah sudah dimilikinya sejak kecil.

Meski begitu, keduanya bersikeras mengaku bisa membedakan antara benar dan salah.

Dalam sebuah wawancara, Juan Carlos beserta istrinya juga menjelaskan bagaimana mereka melakukan pembunuhan keji tersebut.

Istrinya, Patricia, mengatakan pada polisi bahwa pekerjaanya adalah mengelabuhi korban agar menemaninya menuju rumahnya yang disebut dengan 'House of Horror'.

Wajah pembunuh Juan Carlos.
Wajah pembunuh Juan Carlos. (Mirror)

Mereka memikatnya dengan menawarkan pakaian murah untuk dijual.

Bahkan dalam sebuah wawancara saat dilakukan investigasi, Carlos membuat penyataan yang sungguh mengerikan.

Ia mengatakan bahwa akan membunuh lagi jika ia dibebaskan. Hal itu diungkapkannya saat psikiater memeriksanya.

Dengan dingin Juan Carlos mengatakan, "Saya tidak tahu apakah saya akan keluar dari sini, tetapi jika saya dibebaskan saya akan mengatakan kepada polisi sekarang bahwa saya akan terus membunuh wanita."

Ahli forensik masih mencoba untuk menetapkan berapa banyak korban yang ditemukan dalam serangkaian pembunuhan berantai tersebut.

Investigasi yang mengarah ke penangkapan pasangan itu dipicu oleh hilangnya tiga wanita di Ecatepec sejak bulan April, Juli dan September.

Lokasi ditemukannya pembunuhan.
Lokasi ditemukannya pembunuhan. (Mirror)

Seorang juru bicara Dinas Kejaksaan Negara Meksiko mengatakan, "Kami mampu menetapkan bahwa ketiga wanita yang lenyap memiliki hubungan dengan pasangan ini."

"Hal itu membawa kami ke sebuah perumahan di lingkungan yang disebut Jardines de Morelos di kotamadya Ecatepec, di mana beberapa dari sisa-sisa manusia ditemukan," tambahnya.

Menurut beberapa keterangan, Juan Carlos telah melakukan tindak pembunuhan sejak tahun 2012 silam

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved