Kota Batu

Sayur Hidroponik di Batu Sepi Peminat Petani

Budidaya tanaman Hidroponik masih terlihat landai untuk kalangan petani di Kota Batu.

Sayur Hidroponik di Batu Sepi Peminat Petani
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Petani hidroponik di Kota Batu menunjukkan sayuran lettuce di green house. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Budidaya tanaman Hidroponik masih terlihat landai untuk kalangan petani di Kota Batu.

Karena selain membutuhkan biaya perawatan yang mahal, ketelatenan dari petani juga sangat dibutuhkan.

Tak jarang beberapa petani memilih untuk tidak meneruskan budidaya tersebut.

Padahal, jika ditelusuri sayur hasil Hidroponik memiliki pangsa pasar tersendiri dengan harga pasaran yang lebih mahal dari sayuran pada umumnya.

Ahmad Marzuki salah satu petani asal Desa Bumiaji, yang masih bertahan menggunakan metode Hidroponik menjelasakan, cocok tanam jenis yang satu ini memang butuh ketelatenan dan keuetan.

Jika tidak, kualitas sayur akan jelek. Ketersediaan air yang harus selalu ada membuat banyak para petani enggan untuk menggiati metode jenis ini.

Selain itu, peralatan yang digunakan juga harus sesuai.

“Hanya sedikit yang bertahan untuk menanam dengan hidroponik,” kata dia, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya yang mengembangkan hidroponik sayuran lettuce, ada keuntungan tersendiri dalam memanfaatkan tanaman Hidroponik.

Marzuki yang sudah tiga tahun menanam sayuran jenis kangkung, menggunakan cara hidroponik ini mengaku hasilnya cukup memuaskan.

Halaman
123
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved