Senin, 20 April 2026

Nasional

Al Quran Berusia 400 Tahun Jadi Bukti Pertumbuhan Islam di Bali

Al Quran berusia 400 tahun di Pulau Serangan, Denpasar menjadi bukti perkembangan Islam di Bali.

Editor: Zainuddin
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Al Quran berusia 400 tahun di Pulau Serangan, Denpasar menjadi bukti perjalanan Islam di Bali. 

SURYAMALANG.COM – Al Quran berusia 400 tahun di Pulau Serangan, Denpasar menjadi bukti perkembangan Islam di Bali.

Sejarah masuknya Islam ke Pulau Bali di antaranya dibawa oleh Suku Bugis.

Pada masa penjajahan Belanda, Suku Bugis berlayar sampai ke Serangan, Denpasar, Bali.

Saat ini perkampungan tersebut dinamakan Kampung Bugis yang berlokasi di Kelurahan Serangan.

Kampung tersebut dihuni oleh masyarakat muslim berdarah Bugis.

Ada beberapa bukti peninggalan perkembangan Islam di Serangan, Bali.

Di antaranya adalah Al Quran yang sudah ada sejak abad ke-17 atau berusia sekitar 400 tahun.

Saat ini Al Quran kuno Kampung Bugis itu ditempatkan di dalam boks kaca, dan dibungkus menggunakan kain kafan.

Bentuk AL Quran sudah tidak utuh lagi.

Sebagian lembaran yang bertulis ayat-ayat suci terpisah dengan sampul.

Setiap lembaran kertas berwarna kuning kecokelatan dan nyaris hancur termakan usia.

Dengan penuh kehati-hatian, Pengurus Masjid As-Syuhada dan Panitia Penerima Bansos Kampung Bugis, Hanavi dan rekannya mengeluarkan Al-Quran kuno dari dalam boks kotaknya.

“Baru tahun 2018 ditaruh di dalam boks. Sebelumnya, ada kotaknya sendiri yang terbuat dari kayu jati.”

“Sesuai keputusan bersama, akhirnya dibuatkan boks sendiri,” kata Hanavi kepada Tribun Bali, Kamis (16/5/2019).

Al Quran kuno itu dengan tulisan tangan timbul di atas kertas itu terbuat dari pelepah pohon pisang dan sampul dari kulit unta.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved