Kabar Kediri
Pemkot Kediri Lima Tahun Berturut-turut Raih WTP Dari BPK RI
Keberhasilan mempertahankan WTP ini tidak lepas dari evaluasi yang terus dilakukan oleh Pemkot Kediri terkait dengan temuan BPK.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kediri Tahun Anggaran 2018.
Dalam acara Penyerahan LHP oleh BPK RI, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar didampingi Ketua DPRD Kota Kediri, Kholifi Yunon menerima LHP yang diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Harry Purwaka di Kantor Perwakilan BPK RI Jawa Timur, Sidoarjo, Senin (27/5/2019).
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, opini WTP berhasil diraih Pemkot Kediri selama 5 tahun berturut-turut. Keberhasilan mempertahankan WTP ini tidak lepas dari evaluasi yang terus dilakukan oleh Pemkot Kediri terkait dengan temuan BPK.
Selain itu, dalam setiap pemeriksaan Pemerintah Kota Kediri pasti sharing dengan BPK sehingga ada perbaikan. “Tahun demi tahun kami sering sharing dengan BPK sehingga kami bisa memberikan acuan pada teman-teman di OPD,” ujarnya.
Walikota yang akrab disapa Mas Abu ini menjelaskan, tidak ada kendala dalam mempertahankan opini WTP. Apalagi sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk meraih WTP. Karena dengan WTP masyarakat bisa mengetahui bahwa keuangan daerah yang dikelola oleh eksekutif sudah tepat.
“Tinggal kami sebagai walikota akan terus menaikkan integritas di pemerintah daerah terhadap pengelolaan keuangan. Pemeriksaan dari BPK ini sangat bermanfaat sekali dan saat ini kita juga diperiksa oleh Kantor Akuntan Publik,” jelasnya.
Diharapkan, kedepan akan terus terjalin kerja sama untuk menaikkan integritas pelaporan yang bisa memberikan dampak kesejahteraan masyarakat. “Insya Allah bila pelaporan benar integritas akan naik dan memberikan dampak yang semakin bagus pada masyarakat,” paparnya.