Persebaya Surabaya

Bisa Jadi Persebaya Punya Pelatih Baru saat Menjamu Barito Putera pada 15 Juni 2019 Nanti

Posisi Djadjang Nurdjaman sebagai juru taktik Persebaya Surabaya mulai terancam dan mendapat peringatan tegas dari manajemen

Bisa Jadi Persebaya Punya Pelatih Baru saat Menjamu Barito Putera pada 15 Juni 2019 Nanti
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Manager Persebaya Surabaya yang baru Candra Wahyudi resmi diperkenalkan di sela Peringatan Idul Adha di Mess Persebaya Karanggayam Surabaya, Rabu (22/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Posisi Djadjang Nurdjaman sebagai juru taktik Persebaya Surabaya mulai terancam dan mendapat peringatan tegas dari manajemen.

Hal itu setelah pelatih asal Jawa Barat itu gagal mengantarkan tim Bajul Ijo meraih kemenangan dalam tiga laga di Liga 1 2019.

Dari tiga laga tersebut, Persebaya kalah 1-2 dari tuan rumah Bali United, serta ditahan imbang 1-1 oleh Kalteng Putra dan PSIS di kandang. 

Usai ditahan imbang PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo, Manajemen Persebaya memberi teguran keras kepada tim pelatih.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi mengaku sudah memberikan lampu kuning kepada tim pelatih sejak pekan lalu.

Bahkan ia menyebut hasil imbang kedua ini sudah lebih dari lampu kuning, artinya bisa fatal untuk pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

"Setelah lawan Kalteng sudah kita berikan lampu kuning kepada tim pelatih. Segera kita putuskan, ini harusnya lebih dari lampu kuning," kata Djanur, Kamis (30/5/2019).

Lanjutnya, alasan mengavaluasi tim pelatih karena melakukan kesalahan mendasar di dua laga kandang yang berujung imbang.

"Yang menyesakkan ada kesalahan terulang saat pemain kami keluar, kemudian proses pengambilan keputusan sangat lambat, sehingga ketika di lapangan adalah 10 vs 11 dan terjadi gol," imbuhnya.

Candra menambahkan hasil dari evaluasi tim pelatih akan segera diumumkan sebelum laga Persebaya vs Barito Putera (15/6/2019).

Bahkan ia menyebut hasilnya bisa lebih cepat yakni setelah lebaran.

"Sebelum lawan Barito, kalau bisa setelah lebaran," beber Candra di dekat ruang ganti pemain Persebaya.

Di lain sisi, Pelatih Persebaya menegaskan menyerahkan nasibnya kepada manajemen dan suporter.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada manajemen dan Bonek," kata Djanur usai ditahan imbang untuk kedua kalinya di laga kandang.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved