Malang Raya

Sejumlah ASN Dari Kementerian Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila di Balaikota Malang

Kewajiban mengikuti upacara Hari Kelahiran Pancasila di Balaikota Malang dipadati para aparatur sipil negara (ASN).

Sejumlah ASN Dari Kementerian Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila di Balaikota Malang
suryamalang.com/Benni Indo
Para ASN mengikuti upacara Hari Kelahiran Pancasila di Balaikota Malang, Sabtu (1/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Kewajiban mengikuti upacara Hari Kelahiran Pancasila di Balaikota Malang dipadati para aparatur sipil negara (ASN). Tidak hanya ASN dari Pemkot Malang saja, melainkan juga banyak dari lembaga negara lainnya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji yang memimpin langsung upacara. Sutiaji menjelaskan, peserta upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ada yang berasal dari DPRD Provinsi Jatim, Kementerian Sosial, ESDM dan Keuangan.

"Jadi, karena ini juga anjuran dari Pemerintah Pusat bahwa setiap ASN harus upacara. Yang ikut di Kota Malang ada dari berbagai kementerian. Seperti Kementerian Keuangan dan Sosial,” kata Sutiaji, Sabtu (1/6/2019).

Para ASN asal kementerian itu sudah terlanjur mudik ke Kota Malang. Mereka pun melakukan pelaporan dengan cara mengirim foto dokumentasi saat mengikuti upacara.

“Untuk laporan, mereka update foto dan dikirim ke instansi masing-masing. Khusus untuk Pemkot Malang kami anjurkan semuanya, ada absen manual,” papar Sutiaji.

Sutiaji mengapresiasi ASN yang hadir dalam upacara Hari Lahir Pancasila di Balaikota Malang. Menurut Sutiaji, hal itu menunjukkan rasa cinta dan kebanggaan ASN terhadap bangsa Indonesia yang berlandaskan UUD 1945 dan Pancasila.

ASN di lingkungan Pemkot Malang yang sudah terlanjur mudik juga dapat mengikuti upacara di daerahnya masing-masing. Sama halnya dengan pegawai kementerian, para ASN dari Pemkot Malang yang sudah berada di luar kota bisa mengirim foto dokumentasi saat ikut upacara.

"Jadi nanti fotonya bisa dikirim ke instansi masing-masing. Termasuk ASN di lingkungan kerja kami, bisa buat laporan serupa," imbuhnya.

Dia pun menekankan jika akan ada sanksi bagi ASN yang tidak mengikuti upacara. Sanksi tersebut tertera di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010. Sanksi itu mengikat dan akan terekam sesuai dengan jejak karir ASN yang bersangkutan.

"Jadi ada pointer sehingga bisa berpengaruh saat mereka akan naik jabatan atau lain sebagainya," pungkasnya.

Sementara itu, Ekka Heldis, seorang ASN dari Kementerian ESDM mengatakan, ia sudah dua hari terakhir berada di Kota Malang. Ia pun memutuskan untuk ikut upacara di Balaikota Malang.

Kata Ekka, Kementerian ESDM menginstruksikan pegawainya untuk mengenakan seragam atasan putih dengan bawahan coklat. Berbeda dengan para ASN Pemkot Malang yang mengenakan seragam Korpri.

"Sudah terlanjur di Malang, jadinya diperintah ikut upacara di Pemerintah Daerah. Memang di interuksikan pakai seragam putih,” tuturnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved