Malang Raya

UIN Maulana Malik Ibrahim Belum Terima Aduan Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Dosen kepada Mahasiswi

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang belum menerima laporan atau aduan terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan dosen terhadap mahasiswi.

UIN Maulana Malik Ibrahim Belum Terima Aduan Dugaan Kekerasan Seksual Oleh Dosen kepada Mahasiswi
net
UIN Maulana Malik Ibrahim 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang belum menerima laporan atau aduan terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan dosen berinisial ZH kepada mahasiswinya.

Kejadian tahun 2013 itu mencuat ke publik setelah Aliansi Mahasiswa Malang (AMM) merilis di media sosial pada 15 Mei 2019.

Kasubbag Humas UIN Maulana Malik Ibrahim, Muhammad Edy Thoyip menjelaskan pihaknya telah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menelusuri benar atau tidaknya kasus ini.

“TPF akan mencari tahu kebenarannya, dan hasilnya akan dilaporkan kepada Komisi Kode Etik di Senat Universitas,” ujar Edy kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (1/6/2019).

Menurutnya, Komisi Kode Etik di Senat Universitas akan memberi penilaian terhadap laporan dari TPF.

Laporan itu akan berpegang teguh pada kode etik profesi dosen dan kode etik profesi mahasiswa yang disahkan melalui SK Rektor.

Dalam kasus ini, UIN juga telah memiliki beberapa unit pendukung, seperti Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) dan Unit Konseling dan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH).

Unit tersebut yang akan memproses adanya dugaan kasus kekerasan seksual agar memperoleh pendampingan dan perlindungan.

“Seluruh unit tersebut dapat diakses oleh civitas akademika UIN Malang untuk mengadukan jika telah terjadi kekerasan seksual,” ujarnya.

UIN Malang mendukung penuh upaya preventif untuk menangani kasus ini.

Menurutnya, kekerasan seksual merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan yang harus dicegah dan ditanggulangi.

“Kami akan mendalami kasus ini. Kami juga akan memberikan perlindungan dan advokasi kepada korban, serta penindakan kepada pelaku sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sampai saat ini Aliansi Mahasiswa Malang belum bisa memberi kabar terbaru terkait kekerasan seksual ini.

“Nanti akan ada tanggapan dari kami. Tunggu saja,” ucap Al Ghazali, perwakilan AMM.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved