Kabar Surabaya
Tips dan Trik Mengemudi, Kendalikan Mobil yang Terseok-Seok Akibat Ban Pecah Mendadak, Hindari Rem !
Sebagian besar kasus kecelakaan yang diakibatkan pecahnya ban mobil, kerap berujung pada tergulingnya mobil.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kecelaan fatal bahkan berujung maut seringkali terjadi ketika mobil mengalami pecah ban mendadak.
Risiko terjadinya kecelakaan saat mobil mengalami pecah ban ketika melaju bisa dihindari justru dengan menghindari menginjak rem.
Keliru, bila si sopir langsung menginjak pedal rem bila mobil mengalami pecah ban saat melaju berkecepatan tinggi.
Mengapa? Besar kemungkinan laju mobil akan menjadi semakin terseok-seok, sebelum akhirnya mobil terguling.
Sebagian besar kasus kecelakaan yang diakibatkan pecahnya ban mobil, kerap berujung pada tergulingnya mobil.
• Klarifikasi Syahrini Soal Perut Buncit & Momongan, Ahli Ungkap 6 Keuntungan Hamil di Umur 30an
• Waspada Kecelakaan di Jalan Tol Akibat Ban Pecah Mendadak, PJR Polda Jatim Sebut Penyebabnya
• Hasil MotoGP Italia 2019, Petrucci Terdepan, Marc Marquez Kedua, Valentino Rossi Dapat Bencana
Menurut Kanit PJR 3 Polda Jatim AKP Lamuji, potensi mobil terguling sesaat mengalami pecah ban, sangatlah mungkin terjadi.
Disadari atau tidak, ternyata penyebabnya adalah karena si pengemudi menginjak rem.
"Biasanya kadang orang itu kan panik pas tahu ban mobilnya pecah, lah langsung injak rem, padahal itu salah," katanya saat dihubungi TribunJatim.com
Saat mobil mengalami pecah ban dalam keadaan melaju berkecepatan tinggi.
Bagi Lamuji, pantang hukumnya bagi sopir untuk menginjak pedal rem.
Karena hal itu dapat menyebabkan mobil hilang kendali lalu terpelanting.
"Kalau bisa itu jangan. Kita seringkali langsung menginjak rem dan ternyata menurut teori itu salah," katanya.
Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Hal pertama yang harus dilakukan si sopir, ungkap Lamuji, yakni berupaya menstabilkan laju kendaraan terlebih dahulu.