Kabar Lumajang

Travelling Ke Negeri Atas Awan Di Antara Tiga Gunung Wilayah Kabupaten Lumajang

Tidak hanya sunrise, wisatawan bisa melihat kabut yang seakan mengambang di ketinggian dari puncak 2.900 Mdpl itu.

Travelling Ke Negeri Atas Awan Di Antara Tiga Gunung Wilayah Kabupaten Lumajang
suryamalang.com/Sri Wahyunik
Puncak B29 obyek wisata di antara pegunungan wilayah Kabupaten Lumajang 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Dikelilingi gugusan pegunungan, membuat Kabupaten Lumajang dianugerahi wisata alam yang indah. Beberapa wisata alam itu bisa dijadikan alternatif destinasi wisata bagi Wisatawan yang masih ingin menghabiskan waktu libur Lebaran dan libur sekolah di bulan Juni 2019 ini.

Salah satu destinasi wisata alam yang ada di Lumajang adalah puncak B29 yang biasa di sebut “Negeri diatas awan”. Puncak Bukit 29 atau B29 adalah bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

TNBTS masuk ke dalam program pengembangan destinasi wisata '10 Bali Baru' oleh Kementerian Pariwisata. 29 yang berada di belakang huruf B berasal dari ketinggian puncak bukit tersebut yakni 2.900 Mdpl, yang kemudian disingkat menjadi 29.

B29 berada di Desa Argosari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Untuk menuju kesana, pengunjung harus menempuh medan yang cukup menantang yaitu melewati jalanan aspal, paving block, dan tanah dengan kemiringan 10 hingga 40 derajat serta beberapa tikungan tajam khas wilayah pegunungan.

Medan yang menantang itu diiringi dengan suguhan pemandangan yang hijau dan indah. Sebab di kanan kiri jalan setapak itu terhampar ladang sayuran milik warga Suku Tengger yang mendiami desa tersebut.

Tak hanya itu, barisan bukit dan lembah menghijau disertai kabut dengan udara dingin yang "menggigit" jemari pun mewarnai perjalanan penuh sensasi sekitar 15 menit tersebut. Meskipun medan menantang, pengunjung tidak perlu khawatir, karena ada ojek motor milik warga setempat yang bisa membawa pengunjung ke puncak bukit. Pengunjung yang berani mengendarai motor sendiri bisa langsung menuju puncak B29.

Begitu sampai di gerbang Bukit 29, satu per satu motor berhenti dan diparkir di sana. Para pengunjung kemudian mendaki sekitar 100 meter ke puncak bukit yang sudah terlihat di depan mata.

Salah satu tujuan para wisatawan ke destinasi wisata B29 itu untuk menyaksikan sunrise atau matahari terbit. Momen terbaik adalah menunggu di atas bukit sejak pukul 04.00 Wib. Tidak sedikit pengunjung yang berkemah di atas bukit Songolikur itu untuk menunggu terbitnya matahari (sunrise).

Tidak hanya sunrise, wisatawan bisa melihat kabut yang seakan mengambang di ketinggian dari puncak 2.900 Mdpl itu. Puncak Gunung Semeru, Gunung Bromo, juga Gunung Batok terlihat jelas dari kawasan tersebut.

Wisatawan memang dapat menikmati detik-detik matahari terbit di ufuk timur. Awan "tumpah" pun dapat dilihat baik dari sisi timur dan barat. Pemandangan awan "tumpah" paling menarik adalah dari arah barat atau lautan pasir Gunung Bromo yang puncaknya setinggi 2.392 mdpl.

Dengan banyaknya wisatawan yang ingin melihat keindahan Puncak B29, membuat Polres Lumajang tidak mau kecolongan. Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban memerintahkan anggotanya berpatroli di wilayah wisata tersebut di masa libur Lebaran ini.

"Kabupaten Lumajang mempunyai tempat wisata yang disebut negeri di atas awan tepatnya di puncak B 29, banyak wisatawan yang berkunjung di sana karena keindahannya, maka dari itu saya perintahkan anggota saya untuk berpatroli di wilayah tersebut, tujuan kegiatan patroli agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat menikmati keindahan negeri di atas awan tersebut,” tutur Arsal.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved