Universitas Brawijaya Malang

Fakultas Hukum UB Malang Siapkan Lokasi Konferensi Video PHPU Pilpres 2019

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang menjadi lokasi konferensi video PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum)

Fakultas Hukum UB Malang Siapkan Lokasi Konferensi Video PHPU Pilpres 2019
Sylvianita Widyawati
Ruang konferensi video yang disiapkan untuk sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pilres 2019 di lantai 6 Gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Kamis (13/6/2019). Sidang pertama PHPU dilaksanakan Jumat (14/6/2019) pukul 09.00 WIB. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebuah ruang di lantai 6 gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang menjadi lokasi konferensi video PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) 2019, Jumat (14/6/2019). Sebagaimana diberitakan, Badan Pemenangan Nasional (PBN) Prabowo-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi KPU.

Pasangan 02 ini kalah suara dengan pasangan 01 (Jokowi-Ma'ruf). Di ruang itu biasanya jadi lokasi kegiatan ilmiah seperti sidang terbuka doktor, seminar dll dan dilengkapi fasilitas konferensi video. Herlin Wijayati, Koordinator konferensi video FHUB pada Suryamalang.com, Kamis (13/6/2019) menyatakan sudah FH UB sudah mempersiapkan diri terkait sidang pertama PHPU.

Misalkan kesiapan fisik ruang dan sarana prasananya. "FH UB hanya memfasilitasi. Kami telah berkoordinasi dengan Mahkamah Konstitusi (MK). Kerjasama kami dengan MK juga sudah lama. Ini hanya salah satu kegiatan saja," jelas Herlin. Disebutnya ada 42 PTN di Indonesia, termasuk UB yang akan melaksanakan konferensi video PHPU," jelasnya. Ke 42 PTN itu merupakan mitra MK.

Dikatakan, kegiatan dengan MK tak hanya sidang PHPU pilpres, tapi juga sidang gugatan lain di MK. Sehingga misalkan ada saksi yang diperlukan, maka tak perlu ke Jakarta. Tapi bisa ke PTN terdekat. Sidang pertama pada Jumat merupakan sidang pendahuluan. Sidang akan dimulai pukul 09.00 WIB. Menurutnya, sidang-sidang dilaksanakan mulai 14-28 Juni 2019. Puncaknya 28 Juni 2019 merupakan sidang putusan.

Untuk kegiatan ini juga telah dilakukan koordinasi dengan Polresta Malang dan polsek setempat. Dalam ruang di lantai 6, daya tampungnya sekitar 100 orang. Siapa saja nanti yang ingin menyaksikan sidang pertama itu, masih belum diketahui. Begitu juga saksi-saksinya belum jelas apakah ada dari Malang. "Masih menunggu koordinasi dari MK," jelasnya.

Dalam ruang juga ada kursi-kursi yang memang sudah tertata rapi karena kerap dijadikan lokasi acara. Laiknya lokasi sidang, nantinya juga akan ada juru sumpah saksi hingga keamanan. Adapun tahapan kegiatannya yaitu:

14 Juni 2019 : - pemeriksaan pendahuluan
- penyerahan perbaikan jawaban dan keterangan

17-24 Juni 2019 : pemeriksaan persidangan
25-27 Juni 2019 : rapat permusyawaratan hakim
28 Juni 2019 : sidang pengucapan putusan
28 Juni-2 Juli 2019: penyerahan salinan putusan dan pemuatan dalam laman.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved