Kota Batu
Wisata di Gunung Banyak Jemput Bola Putung Rokok Wisatawan
Satu tempat wisata di Kota Batu memiliki program untuk membersihkan area wisata dari putung rokok, yaitu di Taman Langit, Wisata Gunung Banyak.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Satu tempat wisata di Kota Batu memiliki program untuk membersihkan area wisata dari putung rokok, yaitu di Taman Langit, Wisata Gunung Banyak.
Program yang sudah berjalan setidaknya tiga bulan ini dengan mendatangi wisatawan yang merokok.
Terutama wisatawan yang rokoknya akan habis, agar tidak dibuang begitu saja ketika jauh dari tong sampah.
Ketua Pengelola Wisata Gunung Banyak Bambang Harianto mengatakan program ini bertujuan untuk membersihkan area wisata Taman Langit dari putung rokok.
“Karena tempat wisata tentunya sampah menjadi hal yang harus dihindari.”
“Agar tidak terkesan kotor. Nah ini kami ambil contoh kecilnya yaitu putung rokok,” kata Bambang, Minggu (16/6/2019).
Ia menjelaskan petugas di Taman Langit lah yang mendatangi wisatawan untuk mengambil putung rokok itu.
Hanya berbekal satu botol bekas untuk menaruh putung rokok itu.
Kegiatan ini juta untuk mengedukasi pengelola maupun wisatawan tentang jenis-jenis putung rokok.
“Dari kegiatan ini kan kami tahu juga bahwa butuh waktu yang lama proses penguraian bekas rokok itu.”
“Wisatawan juga pasti bertanya, dari situ kami mengedukasi wisatawan,” paparnya.
Ide ini berawal dari banyaknya sisa-sisa putung rokok di tempat wisata.
Ke depan pihaknya akan menyediakan tempat sampah khusus putung rokok.
Tempat sampah itu akan ditaruh disetiap sudut agar tidak ada lagi alasan bagi wisatawan membuang sampah terutama putung rokok sembarangan.
M. Claudio wisatawan asal Jakarta mengatakan dirinya merasa terhormat jika ada pengelola wisata dengan program ini.
“Sewaktu saya di sana, saya memang merokok sih, karena hawanya cukup dingin.”
“Tiba-tiba ada yang mau membuangkan putung rokok saya,” kata dia.
Menurutnya program ini bagus, sekaligus menyadarkan wisatawan agar tetap membuang sampah pada tempatnya.
Sekaligus, melestarikan dan menjaga bersama tempat wisata yang mayoritas wisata alam.