Malang Raya

PD RPH Kota Malang Gelar Uji Kompetensi Pegawai Tahap II

PD RPH Kota Malang menggelar uji kompetensi lanjutan atau tahap II (kedua) pada Kamis (20/6/2019).

PD RPH Kota Malang Gelar Uji Kompetensi Pegawai Tahap II
istimewa
Plt Direktur PD RPH Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT bersama Tim Pansel Uji Kompetensi mewawancarai para pelamar, Kamis (20/6/2019). 

SURYAMALANG.COM - Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Malang menggelar uji kompetensi lanjutan atau tahap II (kedua) pada Kamis (20/6/2019).

Pelamar untuk posisi manajer, pelamar posisi staf IT, digital marketing, dan security juga mengikuti tes.

“Melalui serangkaian tes ini, kami mencari sosok profesional untuk mengisi jabatan yang kosong.”

“Sesuai visi dan misi Bapak Wali Kota Malang Sutiaji untuk menjadikan PD RPH lebih maju dan profitable, kami mencari orang yang bukan hanya berpengalaman, tapi juga memiliki kompetensi untuk membawa RPH ke arah yang lebih baik,” papar Dr Elfiatur Roikhah, SE,MM,Ak,CBV, anggota Pansel dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM.

Hal senada diungkapkan tim Pansel Dra Rinawati, MM.

Pihaknya berharap bisa menjaring yang terbaik dari yang baik untuk membenahi PD RPH ke arah revolusioner.

“Kami juga lihat bagaimana motivasi mereka untuk bergabung dengan RPH.”

“Ini penting untuk menuju perubahan yang positif dan pastinya lebih baik,” kata Rinawati.

Anggota pansel lain, Ir Yusita Pusparini Msc menyebut faktor pengalaman menjadi dasar pertimbangan.

“Dalam sesi wawancara, kami juga menanyakan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dituju para pelamar.”

“Itu juga tak kalah penting dari kompetensi personal, karena terkait bagaimana mereka memahami alur kerja dan muara produktivitas pada posisi mereka nantinya,” tandasnya.

Sebagai Plt Dirut PD RPH Kota Malang, Ade Herawanto punya beban moril untuk lebih dulu membenahi perusahaan tersebut, mulai dari penataan Standar Operasional Prosedur terkait kinerja, struktur organisasi, SDM kepegawaian, hingga rancangan business plan.

Diharap pondasi perusahaan yang berkantor di kawasan Gadang itu bakal kokoh pondasinya sebelum memiliki lebih banyak cabang usaha di bawah bendera Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) nantinya.

“Namun di sisi lain, saya juga punya tanggungjawab sebagai Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah.”

“Semuanya butuh konsentrasi ekstra. Kalau ditinggal salah satu juga bisa semrawut,” tutur Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya.

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved