Malang Raya

Jalur ke Tumpang dari Kota Malang akan Diberlakukan Buka Tutup Selama 10 Hari

Jl Raya Madyopuro akan diberlakukan buka tutup mulai pukul 20.00 WIB hingga 4.00 WIB. Pemberlakuan itu dilakukan karena ada pengerjaan erection girder

suryamalang.com/benni indo
Jalur di kawasan Madyopuro Kota Malang yang akan diberlakukan buka tutup, Minggu (23/6/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG – Jalan Raya Madyopuro akan diberlakukan buka tutup mulai pukul 20.00 WIB hingga 4.00 WIB. Pemberlakuan itu dilakukan karena sedang ada pengerjaan erection girder atau pemasangan balok jembatan jalan Tol Pandaan - Malang.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang dibuat PT Perumahan Pembanguanan Persero (PT PP) tertanggal 22 Juni 2019, disebutkan jika buka tutup jalur dilaksanakan selama 10 hari.

Terhitung dari 24 Juni 2019 sampai 4 Juli 2019. Siswantono Dirtek Jasa Marga Pandaan-Malang mengatakan, sistem buka tutup diberlakukan demi keselamatan pengguna jalan. Ia juga menegaskan tidak ada penutupan total.

“Kami sedang pekerjaan pemasangan balok jembatan tol di Sungai Amprong. Saat pelaksanaan bukan berarti tutup total,” tegasnya.

Penutupan dilakukan saat balok yang berukuran dengan bentang sekitar 40 meter di angkat. Kata Siswantono, saat proses itu berlangsung, tidak bolah ada aktivitas manusia di bawahnya. Oleh sebab itu, diberlakukan penutupan jalur sementara.

“Ini demi keselamatan. Itu kan berat sekali dengan bentang 40 meter. Pada saat terangkat, itu di bawah tidak boleh ada apapun. Di bawah harus benar-benar steril,” katanya.

Sementara saat siang hari jalur tidak ditutup. Siswantono menganjurkan agar masyarakat yang biasa lewat Jl Raya Madyopuro menghindari perjalanan malam hari.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak khawatir karena jalan tidak ditutup total. Sekadar informasi, beberapa hari yang lalu Siswantono mengaku mengetahui pesan di WhatsApp yang menjelaskan kalau jalur akan ditutup dan pemerintah tidak memberi solusi.

“Tidak usah khawatir karena tidak ditutup total. Saat penutupan, jangan nekat menerobos,” tegasnya.

Ia menambahkan, dari sekian banyak jembatan di jalur tol Pandaan – Malang, pengerjaan di kawasan Madyopuro ini adalah yang terakhir.

Camat Cemorokandang, Achmad Mabrur yang menyebut jika kabar penutupan jalan tersebut sudah banyak didengar masyarakat. Namun dia belum menerima langsung surat tembusan tersebut dan juga belum melakukan koordinasi dengan pihak berkaitan.

"Suratnya memang benar, tapi saya belum mendapatkan suratnya langsung sehingga belum ada koordinasi," jelasnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved