Detik-detik Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi Pakai Software FoxPro 2.6 untuk Analisis Data DPT Nasional

Dialog Kompas TV pada Selasa (25/6/2019) dengan narasumber Idham Amiruddin menjadi viral, terutama bagian menganalisis DPT dengan Software FoxPro 2.6

Editor: Adrianus Adhi
Istimewa Kompas TV
Cuplikan tayang bincang Kompas TV 

SURYAMALANG.COM - Dialog Kompas TV pada Selasa (25/6/2019) dengan narasumber Idham Amiruddin menjadi viral, terutama bagian menganalisis DPT dengan Software FoxPro.

Software FoxPro yang Idham Amiruddin pergunakan itu merupakan seri 2.6, yang dirilis mulai tahun 1986-1994.

FoxPro 2.6 ini dulu banyak digunakan karena relatif harga lisensinya lebih murah, juga ukurannya yang ringan. Namun, aplikasi ini belum bisa terhubung dengan microsoft database atau internet.

Aplikasi itu sendiri bisa berjalan di DOS, Windows, Macintosh, dan UNIX.

Mengutip dari Foxprohistory.org, pengembangan versi DOS ini berhenti di 1994.

Lalu, pada 1995, Microsoft mengeluarkan Visual FoxPro sebagai generasi 3 dan terus berkembang.

Software ini sekarang sudah berevolusi hingga seri visual Foxpro 9.0 dan pengembangan terakhir tahun 2007.

Walau demikian, software ini ternyata dipergunakan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Idham Amiruddin untuk menganalisis DPT.

Dalam sidang sengketa Pilpres 2019, saksi tim hukum BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Idham Amiruddin memaparkan mengenai NIK silumandan NIK rekayasa.

Curhatan Ashanty Setelah Kena Prank 6 ART, Marah & Tunjuk Jari Mengaku Jijik, Anang: Gak Boleh Marah

Gudang Garam Belum Berminat Masuki Segmen Pasar Rokok Elektrik, Konsumen Dinilai Masih Sedikit

Uut Permatasari Berubah Drastis, Mulai dari Penganut Vegetarian Hingga Wajahnya yang Bikin Pangling

Tes Calon Mantu Ala Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Patimasang Bocorkan Sosok Calon Suami

Saat bersaksi, Idham Amiruddin mengaku memeriksa NIK pemilih lewat file yang diterima dari DPP Gerindra.

Menurut Idham Amiruddin, melalui FoxPro, menunjukkan apa yang disebutnya 'data invalid' atau pemilih yang salah satu elemen datanya tidak ada.

"Misalnya (yang tidak ada), status perkawinan, misalnya usia perkawinan, misalnya KK nya enggak ada. Tidak mungkin KTP muncul kalau orang belum punya KK," ujar Idham Amiruddin dilansir TribunJabar.id, Selasa (25/6/2019).

Ia pun kemudian berupaya membuktikan soal data invalid tersebut dengan FoxPro. Idham tampak mengetikkan ke dalam kolom 'command' di FoxPro.

"Saya suruh komputer ini untuk mencari pemilih yang tidak punya nomor pemilih. Kalaupun ini tidak ada nanti kita lihat nomor KK," katanya.

"Ini dia. Ada 1354 orang yang tidak punya nomor KK. (Tapi) ada KTP-nya," lanjutnya.

Bu Risma Walikota Surabaya Masuk ICU RS Dr Soetomo, Tubuhnya Dipasang Alat-alat, Ditangani 15 Dokter

Inul Daratista Juga Manusia, Outfit-nya Mewah dan Mahal, Tapi Lihat Gayanya saat Tidur di Bandara

Perasaan Denada Tahu Ayah Shakira Aurum Ditangkap Akibat Narkoba, Jerry Aurum Kecanduan Sejak Cerai

Fadel Islami & Muzdalifah Mesra-mesraan di Tempat Umum, Rangkul Pinggang Istri Mirip ABG Jatuh Cinta

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved