Malang Raya
Mahasiswa Fmipa Unisma Teliti Jerami Padi Bisa Jadi Alternatif Pengawet Minuman
Tiga mahasiswa FMIPA Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan penelitian pemanfaatan jerami padi sebagai salah satu alternatif pengawet minuman.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Tiga mahasiswa FMIPA Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan penelitian pemanfaatan jerami padi sebagai salah satu alternatif pengawet minuman.
Mereka adalah Ria Rismawati, Immega Adelia Nurdin dan Muhammad Nizham Pradiptha. Ketiganya dibimbing oleh dosen Dr Nurul Jadid Mubarokati SSi MSi.
“Ide awalnya saat melihat di banyak jerami padi kering usai dibakar menumpuk di kampung saya di Jombang tak termanfaatkan maksimal,” jelas Ria Rismawati pada suryamalang.com, Kamis (27/6/2019).
Pada tanaman padi mengandung lignin yang bisa dipakai untuk biopreservatif buat minuman.
Ditambahkan Nurul, dosen, pengawet minuman biasanya mengandung bahan kimia.
“Penelitian ini masih langkah awal sebelum nanti diaplikasi sebagai salah satu alternatif pengawet minuman. Kami harapkan nanti arahnya ke paten,” jelas Nurul.
Untuk itu, jerami padi dijadikan abu dulu dengan membakarnya. Kemudian dihomogenkan dengan air.
Setelah itu disaring dan dicampurkan dengan bakteri lactobacillus bulgaricus dimana fungsinya untuk memecah senyawa itu.
Bakteri ini dipakai karena aman untuk pencernaan. Selama proses penelitian relatif lancar.
Namun untuk mendapatkan bakterinya baru bisa mendapatkan di Universitas Airlangga Surabaya.
“Sudah dicari ke perguruan tinggi di Malang, tapi adanya di Unair,” jawabnya.
Penelitian ini merupakan salah satu dari 11 tim PKM (Program Kreatifitaa Mahasiswa) yang didanai Kemenristekdikti tahun ini.
Di FMIPA ada dua tim yang lolos. Yaitu inovasi alternatif obat kumur. Tim ini juga dibina Nurul.
“Ini inovasi obat kumur yang bisa membantu mengurangi karang gigi. Bahannya memamfaatkan apa yang ada di sekitar. Yaitu sirih, sirsak dan biji asam Jawa.”
“Sirsak dan sirih berfungsi anti bakteri dan anti radang. Sedang biji asam Jawa bisa untuk mengurangi karang gigi. Agar segar, diberi mint. Pembuatannya ya sempat trial dan error,” kata dia. Akhirnya didapatkan formulasinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mahasiswa-fmipa-unisma-yang-meneliti-pemanfaatan-jerami-padi-untuk-alternatif-pengawet-minuman.jpg)