Kabar Pamekasan

Juragan Mebel di Pamekasan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Ini Pengakuan Adik Iparnya

Pemilik toko mebel, Amir Don Alkatiri (52) ditemukan tewas berlumuran darah di rumah barunya dini hari sekitar pukul 01.40 WIB.

Juragan Mebel di Pamekasan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Ini Pengakuan Adik Iparnya
Kuswanto Ferdian
Polisi berjaga-jaga di lokasi tewasnya Amir Don Alkatiri di perumahan Klompang, jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Selasa (2/7/2019) dini hari. 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Pemilik toko mebel, Amir Don Alkatiri (52) ditemukan tewas berlumuran darah di rumah barunya dini hari sekitar pukul 01.40 WIB.

Jenazah Amir ditemukan di perumahan Klompang, Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (2/7/2019).

Tewasnya korban, pertama kali ditemukan oleh adik iparnya di rumah tersebut.

Said, ipar korban mengatakan, sebelumnya ia mendapatkan laporan dari keponakannya (anak korban) bahwa ayahnya belum pulang ke rumahnya yang lama yang bersebelahan dengan toko mebel miliknya yang berada di Jalan Dirgahayu.

Karena biasanya korban selalu menutup toko jam sembilan malam.

“Sebelumnya kami masih mencari, namun karena hingga pukul 23.00 WIB belum juga datang dan keponakan saya mengajak saya untuk meminta diantar ke rumah barunya itu. Saat kami tiba, ternyata pintu depannya dalam keadaan terbuka,” Kata Said, ipar korban.

Setelah masuk, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan kepala bersimbah darah di dalam kamar tepatnya di lantai 2.

Melihat hal tersebut, Said segera menghubungi pihak Kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Akhirnya saya menelepon pihak Kepolisian untuk meninjau lebih lanjut atas apa-apa yang menimpa korban, kalau kita sendiri yang mengambil tindakan saya takut disalahkan,” ungkapnya.

Dugaan sementara, tewasnya pemilik toko mebel itu diduga ada yang menghabisi nyawanya.

Lantaran menurut Said sepeda motor korban raib berikut handphone-nya.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak Kepolisian guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara di lokasi sudah dipasangi garis polisi. (Kuswanto Ferdian)

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved