Malang Raya
Tidak Diterima Di SBMPTN, Masih Ada Jalur Mandiri
PTN di Kota Malang akan membuka jalur mandiri setelah pengumumam SBMPTN. Sehingga tetap ada peluang masuk PTN meski harus berjuang lagi.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - PTN di Kota Malang akan membuka jalur mandiri setelah pengumumam SBMPTN. Sehingga tetap ada peluang masuk PTN meski harus berjuang lagi.
Di Universitas Negeri Malang (UM) membuat formula dua jenis seleksi
“Bisa memakai skor UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) dan ikut Tes Mandiri Berbasis Komputer (TMBK),” jelas Adi Atmoko, Ketua Panitia Seleksi Jalur Mandiri UM pada suryamalang.com, Jumat (5/7/2019).
Adanya TMBK memberi kesempatan pada peserta yang tidak ikut UTBK.
Misalkan lulusan SMA/SMK tahun sebelumnya dimana belum ada UTBK.
“Saya kira ini lebih adil buat pemirsa,” katanya.
Jika sudah memakai UTBK misalkan jenis ujian saintek, namun ingin memilih prodi soshum, maka bisa ikut TMBK.
“Boleh saja ikut dua jenis ujian,” katanya.
UM telah membuka pendaftaran sejak 24 Juni hingga 12 Juki 2019.
Sedang TMBK akan diselenggarakan pada 16-18 Juli 2019. Pengumuman pada 24 Juli 2019.
“Target peserta ya sebanyaknya. Namun di jalur Mandiri daya tampungnya hanya 2000 an,” urainya.
Semua prodi di UM jenjang S1 dan D3 ditawarkan pada seleksi jalur mandiri.
Prodi barunya antara lain Bioteknologi yang ada di FMIPA. Sedang biaya pendaftaran Rp 200.000.
Sedang di Universitas Brawijaya (UB) Malang akan melaksanakan ujian jalur mandiri pada Senin, 15 Juli 2019.
“UB tidak memakai skor UTBK. Namun melaksanakan ujian sendiri,” jelas Wakil Rektor I UB Malang, Prof Dr drh Aulanni'am DES.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gedung-universitas-negeri-malang-um-jumat-572019.jpg)