Kabar Kediri

Satpol PP Kejar-kejaran Dengan Orang Gila Tanpa Busana, Resahkan Warga di Taman Ngronggo Kota Kediri

Anggota Satpol PP Kota Kediri harus kejar-kejaran saat akan mengamankan penderita sakit jiwa yang mengamuk dan telanjang di depan Taman Ngronggo.

Satpol PP Kejar-kejaran Dengan Orang Gila Tanpa Busana, Resahkan Warga di Taman Ngronggo Kota Kediri
Ist
Zaenal Arifin penderita jiwa yang diamankan Satpol PP sempat lari ke Masjid Al Hikmah Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Anggota Satpol PP Kota Kediri harus kejar-kejaran saat akan mengamankan penderita sakit jiwa yang mengamuk dan telanjang di depan Taman Ngronggo Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Kediri, Kamis (11/7/2019).

Keberadaan penderita sakit jiwa ini membuat resah dan takut pengunjung Taman Ngronggo. Karena selain telanjang bulat juga berteriak-teriak.

Petugas patroli kemudian hendak melakukan evakuasi penderita sakit jiwa tersebut. Namun melihat kedatangan petugas penderita jiwa bernama Zaenal Arifin (47) warga Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri kemudian melarikan diri masuk ke Masjid Al Hikmah.

Malahan, saat berada di masjid, Zaenal terus meronta dengan berpegangan di tempat tiang bedug. Sambil mengomel Zaenal menolak dievakuasi petugas Satpol PP.

Petugas harus membujuknya berulangkali supaya Zaenal mau dibawa ke Kantor Satpol PP. Setelah dibujuk secara halus, akhirnya Zaenal mau dibawa mobil patroli ke Kantor Satpol PP. Petugas kemudian memintanya mandi serta diberi pakaian yang layak.

Zaenal mengaku telanjang bulat karena setan yang merasukinya ingin dirinya telanjang tanpa mengenakan baju. "Prewangan saya meminta saya lepas baju," tuturnya.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, penderita telah dibawa ke Kantor Satpol PP. Dan penderita telah diminta mandi dan berganti pakaian.

Selanjutnya Zaenal diantar pulang ke rumahnya di Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Di rumah keluarganya dengan disaksikan perangkat desa setempat, petugas Satpol PP menyerahkan Zaenal kepada keluarga. Diharapkan pihak keluarganya yang lain memberikan perhatian dan pembinaan supaya penderita sakit jiwa tidak berkeliaran di jalanan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved