Kabar Kediri

Dua Perampok Antar Kota Disergap di Hotel, Setelah Merampok Uang Hasil Jualan Sapi Rp 40 Juta

Dua tersangka perampok yang beroperasi antar kota dilumpuhkan tim Buser Polres Kediri. Petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku.

Dua Perampok Antar Kota Disergap di Hotel, Setelah Merampok Uang Hasil Jualan Sapi Rp 40 Juta
suryamalang.com/Didik Mashudi
Tersangka kasus perampokan dilumpuhkan dengan tembakan di kaki karena melawan saat akan ditangkap polisi di Kediri, Senin (15/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Dua tersangka perampok yang beroperasi antar kota dilumpuhkan tim Buser Polres Kediri. Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku, Senin (15/7/2019).

Kedua pelaku perampokan yang dilumpuhkan dengan tembakan masing-masing, Sofyan (47) warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan dan Ahmad Junaidi (42) warga Desa Karangayu, Kecamatan Cempiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Tersangka diamankan polisi di tempatnya menginap Hotel Adi Surya, Kota Kediri pada 10 Juli 2019.
Sedangkan dua anggota komplotan perampok, Sy (45) dan Me (50) keduanya warga Bandarlampung masih diburu tim Buser Polres Kediri.

Komplotan perampok ini di Kediri telah memperdayai Subani, juragan jual beli sapi warga Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri pada 19 Mei 2019. Saat itu korban yang naik sepeda motor di Jl Imam Bonjol, Pare dipepet mobil yang dikendarai pelaku.

Selanjutnya korban dipaksa pelaku naik mobilnya. Di dalam mobil pelaku digeledah sakunya menemukan uang hasil penjualan sapi Rp 40 juta.

Korban juga sempat dipukul dan dicekik lehernya. Kemudian uang Rp 40 juta juga dirampas bersama HP milik korban Nokia 130. Setelah menguras hartanya, korban kemudian diturunkan sekitar 1 Km dari lokasi korban dipepet pelaku.

Komplotan perampok ini selanjutnya kabur berpencar beraksi di TKP lain di Ngawi. Sementara uang hasil kejahatan dipakai membeli kemeja, kaos, celana jeans dan HP merk Oppo. Setiap pelaku mendapatkan bagian Rp 6,5 juta.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menjelaskan, kedua tersangka dilumpuhkan dengan tembakan. Tersangka bakal dijerat dengan pasal 365 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

"Ini jaringan antar kota beroperasi di Kota Bogor, Semarang, Ngawi dan terakhir beraksi di Kediri. Komplotan ini menyewa mobil rental bersama komplotannya," jelas Roni Faisal.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa HP Nokia tipe 130, 3 kemeja, sebuah kaos dan celana jeans serta HP Oppo. "Dua orang yang masih buron terus dikejar, semoga segera tertangkap," jelasnya.

Sementara dari hasil kroscek polisi memang ditemukan tindak kejahatan yang dilakukan komplotan pelaku di Kota Bogor, Semarang dan Ngawi.

Sementara kedua pelaku terlihat meringis menahan sakit akibat luka tembak di kakinya. Salah satu pelaku yang tertangkap mengaku menjadi anggota komplotan perampok karena motif ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sebab anak pelaku masih kecil butuh banyak biaya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved