Kabar Surabaya

Pengakuan Pekerja Las Usai Kebakaran Gudang di Tambak Langon, Surabaya

"Saya cuma mendengar 'keluar keluar keluar' udah lari saya ke sini," katanya seraya mengarahkan tangannya ke arah jalan.

Pengakuan Pekerja Las Usai Kebakaran Gudang di Tambak Langon, Surabaya
luhur pambudi
Sebuah gudang tiga lantai di komplek Pergudangan Mutiara di Jalan Tambak Langon, Surabaya, terbakar, Senin (15/7/2019). 

"Saya cuma mendengar 'keluar keluar keluar' udah lari saya ke sini," katanya seraya mengarahkan tangannya ke arah jalan.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebuah gudang tiga lantai di komplek Pergudangan Mutiara di Jalan Tambak Langon, terbakar, Senin (15/7/2019).

Seorang pekerja las Vino (24) menuturkan, saat kebakaran terjadi dirinya sedang melakukan pengelasan di bagian ruang paling belakang gedung.

Ada dua siai ruang di lantai dasar gedung yang sedang diperbaiki.

Setahunya, api tampak hanya melumat ruang bagian depan gedung.

"Saya kan lagi dibelakang gak tahu sama sama sekali api dari mana," katanya, Senin (15/7/2019).

Pria asal Cirebon itu menambahkan, sesaat setelah mendengar kegaduhan orang-orang di ruang paling depan, ia langsung lari tungganglanggang keluar area gedung.

"Saya cuma mendengar 'keluar keluar keluar' udah lari saya ke sini," katanya seraya mengarahkan tangannya ke arah jalan.

Lalu tak lama dari kejauhan, sesaat ia menoleh ke belakang melihat gedung tempatnya bekerja dari kejauhan.

Vino mendengar suara hempasan api yang meletup menghancurkan kaca-kaca dan menjilat dinding bangunan luar gedung.

"Bukan ledakkan, layak suara api membesar gitu pokoknya, saya sudah lari," lanjutnya.

Kabid Operasional PMK Surabaya Bambang Vistadi menuturkan, api pokok baru padam sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun, hingga pukul 20.06 WIB, proses pembasahan termasuk pendinginan terhadap medium benda dalam bangunan tersebut yang terbakar masih terus dilakukan.

"Kami masih melakukan pendinginan dan pembasahan, karena kami masih harus pastikan api di dalam sterofoam padam," katanya.

"Karena lapisan dindingnya, pertama tembok, kedua sterofoam padat kayak kulkas, ketiga ada lapisan alumunium. Karena gedung ini kan emang buat nyimpan ikan," tandasnya. Luhur Pambudi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved