Kabar Magetan

Mayat di Jurang Cemorosewu Ternyata Mahasiswa Timor Leste di Yogyakarta, Ini Awal Pengungkapannya

Alhamdulillah setelah dilakukan otopsi, 99 persen identik atas nama Joao Bosco Baptista Colo Batan (21).

Mayat di Jurang Cemorosewu Ternyata Mahasiswa Timor Leste di Yogyakarta, Ini Awal Pengungkapannya
Doni Prasetyo
Tim Resmob Polres Magetan berhasil mengungkap mayat berselimut yang ditemukan di jurang Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jumat (12/7/2019) lalu. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Dalam waktu 3 X 24 jam Polres Magetan berhasil mengungkap identitas mayat berjenis kelamin pria yang dibungkus selimut dan dibuang ke jurang Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Saat ditemukan, mayat dalam kondisi wajah dan badannya membusuk, sehingga sulit dikenali.

"Setelah kita melakukan penyelidikan, melibatkan jaringan di wilayah Jatim dan Jateng, Sabtu (13/7) malam, mendapat titik terang, ada korban penculikan yang dilaporkan 4 Juni 2019 lalu di Polda DI Yogyakarta," kata Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai kepada SuryaMalang.com, Senin (16/7/2019).

Dari situ tim bergerak, tambah Riffai, gabungan Polres Magetan dan Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan mengidentifikasi ulang mayat.

"Per hari ini, Senin (15/7) dokumen, barang bukti, dan mayat kita serahkan ke Polisi Daerah untuk pengungkapkan lebih lanjuti, dan Alhamdulillah setelah dilakukan otopsi,  99 persen identik atas nama Joao Bosco Baptista Colo Batan (21).

Dikatakan Kapolres Riffai, keberhasilan mengungkap identitas mayat itu selain berdasarkan keterangan saksi saksi dan orangtua angkat, juga dari sidik jari saat korban melakukan pembuatan paspor, identik dengan korban.

"Korban warga negara asing, Timor Leste, dan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta,"ujar Kapolres Riffai.

Apakah korban dibunuh di Cemorosewu, atau di tempat lain?

"Tugas kita melaporkan penemuan dan mengamankan barang bukti. Untuk pengungkapan kasusnya, dilakukan penyidik Polda DIY," kata Muhammad Riffai.

Menurut Riffai, tugas memperdalam kasus itu, kewenangan Polisi DIY, termasuk pengungkapan mengapa sampai jenazah dibawa ke Magetan dan pembunuhan itu terkait masalah apa.

Gempar Temuan Mayat Berselimut di Jurang Cemorosewu Magetan, Diduga Korban Pembunuhan dan Dibuang

"Pengungkapan pembunuhan dan masalahnya, dan mengapa dari Yogya dibawa ke Magetan. Itu kewenangan Polisi DIY,"kata Kapolres Magetan Riffai.

Seperti diberitakan, warga Dusun Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan di gegerkan penemuan mayat yang dibungkus selimut dan di buang ke jurang setenpat.

Diperkirakan, mayat berselimut itu sudah berada di jurang sekitar sepekan sebelum akhirnya di temukan warga setempat dengan kondisi sudah membusuk, sehingga wajahnya sulit dikenali. 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved