Minggu, 31 Mei 2026

Kabar Jombang

Pemandian Besar dan Mewah Bangsawan Majapahit Terkuak di Ngoro, Jombang

Kalau bentuknya seperti itu, bukan pemandian masyarakat biasa. Strukturnya besar dan mewah. Jadi besar kemungkinan bangunan ini dulunya petirtan

Tayang:
Penulis: Sutono | Editor: yuli
Sutono
Struktur batu bata kuna yang ditemukan di Sendang Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur, diduga merupakan petirtan atau tempat mandi kaum bangsawan. 

Kalau bentuknya seperti itu, bukan pemandian masyarakat biasa. Strukturnya besar dan mewah. Jadi besar kemungkinan bangunan ini dulunya petirtan bangsawan.

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Struktur batu bata  di Sendang Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur, diduga merupakan petirtan atau tempat mandi kaum bangsawan. 

Arkeolog BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jawa Timur di Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho, menyebut, para bangsawan yang dimaksud adalah zaman kerajaan Majapahit  

"Ini masih dugaan.

Kalau dilihat dari bentuknya, bangunan tersebut merupakan petirtan atau pemandian untuk petinggi kerajaan.

Tentunya kaum bangsawan zaman Majapahit," kata Wicaksono kepada SuryaMalang.com, Selasa  (6/7/2019).

Hal itu, menurut Wicaksono, diperkuat adanya saluran air atau kanal yang ditemukan sebelumnya.

Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait temuan itu.

Karena sampai saat ini struktur yang terlihat masih bagian atasnya saja. 

"Kalau bentuknya seperti itu, bukan pemandian masyarakat biasa. Strukturnya besar dan mewah.

Jadi besar kemungkinan bangunan ini dulunya petirtan bangsawan," ungkapnya.

Sebelumnya, struktur bangunan dengan bata kuna kembali ditemukan di kawasan Sendang Sumberbeji Desa Kesamben.

Empat Pengakuan Istri Sah Pablo Benua, Tak Diceraikan & Fakta di Balik Pernikahan dengan Rey Utami

Mayat di Jurang Cemorosewu Ternyata Mahasiswa Timor Leste di Yogyakarta, Ini Awal Pengungkapannya

Suami Meninggal Dunia, Istri Bertindak Fatal di Rumahnya, Desa Sukorejo, Bangsalsari, Jember

Penghuni Kos Melahirkan, Katanya Bayi Dibawa ke Kampung Tapi Ada Jenazah Bayi Dekat Rumah Kos

Temuan terbaru ini setelah pihak Desa melakukan upaya penggalian dengan alat berat untuk mengetahui sejauh mana dasar putusnya saluran irigasi kuna (temuan awal)  tersebut berujung.

Penggalian tersebut juga disaksikan oleh petugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang.

Kepala Desa Kesamben, Wandoko Suntowo Yudha megatakan, dalam penggalian ini pihaknya medapati ada struktur bangunan dengan ukuran maupun diameter lebih besar lagi dari temuan awal. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved