Selebrita
Atta Halilintar Geledah Dompet Hotman Paris, Ada Temuan Mengejutkan, Nilainya Tinggi Tapi Jamuran
Atta Halilintar geledah dompet Hotman Paris, ada temuan mengejutkan, nilainya tinggi tapi ada yang jamuran.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Mendengar itu Hotman Paris dan penonton satu studio tertawa.
"Justu dompet saya itu harus butut biar bisa dilipat-lipat," ujar Hotman Paris membela diri.
Hotman Paris mengungkapkan ia lebih suka tampilan dompet yang sudah lusuh.
Sebab lebih dompetnya akan menjadi lebih lentur dan mudah di lipat.
Selain membongkar isi dompet Hotman Paris, rupanya Atta Halilintar juga sempat curhat tentang masa lalunya.
Siapa Atta Halilintar yang lekat dengan kemewahan dan dikenal sebagai salah satu YouTuber sukses Indonesia, bahkan menjadi nomor satu di Asia dengan 18 juta lebih subsciber sempat mengalami hidup susah.
"Aku dengar pada saat kau umur 11 tahun, kmau harus pergi ke tong sampahnya supermarket untuk mengais makanan yang sudah di buang, roti atau apa untuk kau kasih ke adik-adikmu, bener nggak sih cerita itu?" tanya Hotman Paris kepada Atta Halilintar.
"Benar," jawab Atta Halilintar.
Atta Halilintar mengaku bahwa dulu ia pernah mengais makanan sisa, yang dibuang supermarket untuk ia berikan kepada adik-adiknya.
"Adik aku banyak, waktu itu masih tujuh adik aku," ujar Atta Halilintar.
"Memang saat itu keuangan keluarga lagi sangat sulit, kalau orangtua bilang kita lagi pla F, fakir," terang Atta Halilintar.
Atta Halilintar mengungkapkan saat itu kondisi keuangan keluarganya sedang sulit dan serba kekurangan.
"Rumah aja kita harus pinjam, terus waktu itu memang aku sekolah 2 tahun nggka bisa bayar," ujar Atta.
Atta Halilintar juga menceritakan, saat itu ia menunggak biaya sekolah hingga dua tahun.
Tidak sanggup membayar biaya sekolah dan merasa malu dengan teman-temannya, Atta Halilintar memustuskan untuk putus sekolah.
"Itu di Jakarta?" tanya Hotman Paris.

"Itu di Kuala Lumpur," jawab Atta Halilintar.
Atta Halilintar menjelaskan, setelah orangtuanya membangun usaha di Indonesia lalu kemudian ada masalah.
Kemudian Atta Halilintar dan keluarga memutuskan pindah ke Kuala Lumpur, Malaysia.
"Setelah orangtua bikin usaha di sini ada gangguan dan lain-lain, akhirnya kita semua pindah ke Kuala Lumpur untuk memulai semuanya dari minus," jelas Atta Halilintar.
Atta Halilintar mengungkapkan, pindahnya ia dan keluarga ke Kuala Lumpur untuk kembali memulai kehidupan baru.
Atta Halilintar menerangkan, ia dan keluarga membangun kehidupannya bukan dari nol, akan tetapi dari minus.
"Dan yang mengais bekas-bekas roti ini di Kuala Lumpur?" tanya Hotman Paris memastikan.
Atta Halilintar pun mengiyakan.
Kemudian Atta Halilintar melanjutkan kembali ceritanya.
"Aku waktu itu mau cari kerja umur masih kecil, mau sekolah udah 2 tahun nunggak malu sama temen-temen juga dan nggak ada biaya lagi gitu," ujar Atta Halilintar.
"Mau ongkos aja susah, walau pun dulu aku udah coba jualan sandwich di sekolah, jualan apa, tapi nggak bisa nolong keluarga," sambung Atta Halilintar.
Atta mengungkapkan, meski ia sudah berusaha membantu perekonomian keluarganya dengan berjualan di sekolah, hal itu tetap tidak cukup menolong kondisinya pada saat itu.
"Jadi aku cobalah berjualan sim card di terminal, coba mencari uang lagi jadi makelar mobil," terang Atta.
Demi membantu meningkatkan kondisi ekonomi keluarganya, Atta Halilintar mencoba berbagai pekerjaan untuk mendapatkan uang.
"Waktu yang aku ngambil roti yang dicerita Bang Hotman, itu memang benar adanya," ucap Atta Halilintar.
"Supermarket itu kan kalau udah mau tutup banyak roti-roti sisa tuh, semua dibuang ke plastik, diiket, dan dimasukin ke tong sampah yang besar, " ujar Atta Halilintar.
Hotman Paris tampak menyimak cerita bintang tamunya itu.
"Nah sebelum orang itu masukin ke tong sampah, kau udah nunggu di depan tong sampahnya," terang Atta Halilintar.
Atta mengungkapkan sebelum orang yang membuang makanan sisa supermarket itu ke tempat sampah, ia sudah lebih dulu menunggu untuk mengambil makanan tersebut.
Hotman Paris terlihat kagum dengan cerita Atta Halilintar di masa lalu.
"Hidup itu kan ada cerita, kadang kita bertemu orang sukses cuma melihat pa yang dia punya, apa yang dia dapat, dari luarnya aja," ujar Atta Halilintar.
"Kita sebagai anak muda, yang bener adalah bagaimana perjuanganya, bagaimana usahanya," kata Atta Halilintar.
Atta Halilintar mengungkapkan, sebagai anak muda sebaiknya jangan menilai orang dari sisi luarnya saja.
Ada baiknya lihat juga perjuangannya di masa lalu agar generasi muda bisa belajar dari cerita orang-orang sukses.
Tonton tayangan selengkapnya berikut: