Selebrita

Mengapa Lagu Daerah Didi Kempot dan Via Vallen Bisa Meledak di Pasaran? Berikut Ini Ulasannya

Jauh menengok ke beberapa tahun silam, penyanyi campur sari Didi Kempot sudah mengorbit terlebih dahulu melalui lagu-lagunya yang full berbahasa Jawa

Mengapa Lagu Daerah Didi Kempot dan Via Vallen Bisa Meledak di Pasaran? Berikut Ini Ulasannya
TribunSolo.com/ist
Didi Kempot dan Via Vallen 

SURYAMALANG.COM - Belakangan ini jagat musik Tanah Air diramaikan oleh lagu-lagu berbahasa daerah yang dinyanyikan oleh sejumlah penyanyi.

Jauh menengok ke beberapa tahun silam, penyanyi campur sari Didi Kempot sudah mengorbit terlebih dahulu melalui lagu-lagunya yang full berbahasa Jawa.

Kemudian muncul Via Vallen, pedangdut asal Jawa Timur ini juga menyanyikan lagu dalam bahasa Jawa.

Karya Didi Kempot yang mengusung lagu-lagu daerah mendapat respons positif belakangan ini.

Bahkan untuk pertama kalinya, adik almarhum Mamiek Prakoso tersebut mendapatkan undangan untuk manggung di Istana Merdeka dalam rangka menyambut kemerdekaan Indonesia, pada Jumat (2/8/2019) malam.

Nama Didi Kempot semakin melambung, setelah para fans-nya "Sobat Ambyar" menjulukinya sebagai The Godfather of Broken Hearth.

Sebelum muncul fenomena Didi Kempot, ada pedangdut Via Vallen yang juga mengusung lagu daerah di 2017.

Berkat lagu "Sayang" miliknya, Via Vallen berhasil masuk ke dalam deretan artis nasional.

Bahkan ia berhasil memenangkan ajang Indonesia Dangdut Award kategori "Pedangdut Solo Wanita Terpopuler 2017".

Popularitasnya pun semakin melejit di tahun 2018, dan bahkan menjadi salah satu artis pengisi acara di pembukaan ASIAN GAMES 2018, gelaran olahraga terbesar se-Asia.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved