Jendela Dunia

Dokumentasi Pembunuhan Sadis, 9 Mayat Tanpa Busana Digantung di Kolong Jembatan & Berlumuran Darah

Dokumentasi Pembunuhan Sadis, 9 Mayat Tanpa Busana Digantung di Kolong Jembatan & Berlumuran Darah

Dokumentasi Pembunuhan Sadis, 9 Mayat Tanpa Busana Digantung di Kolong Jembatan & Berlumuran Darah
The Sun
Dokumentasi Pembunuhan Sadis, 9 Mayat Tanpa Busana Digantung di Kolong Jembatan & Berlumuran Darah 

Kamis malam, pihak berwenang di negara pantai Veracruz melaporkan bahwa empat jenazah laki-laki yang telah dimutilasi ditemukan di 15 kantong di dekat perbatasan negara bagian dengan Puebla.

Pada 2011, kelompok Jalisco yang lebih kecil membuang 35 mayat di jalan bebas hambatan di negara pantai Veracruz.

Pada 2012, geng Zetas meninggalkan 49 mayat yang dipenggal di jalan raya di utara Meksiko, dan kemudian pada tahun yang sama mereka menggantung sembilan mayat dari jembatan dan meninggalkan 14 kepala terputus di dekat balai kota. 

Teror Pembunuhan Berantai yang Mayatnya Ditinggalkan di Tengah Jalan

Sebuah kasus pembunuhan misterius yang terjadi di Arab Saudimasih menjadi misteri hingga dan belum terungkap hingga saat ini.

Kasus pembunuhan tersebut dirasa janggal karena mayat-mayat ditemukan dalam kondisi yang aneh.

Melansir dari Dailymail pada Senin (5/8), dalam dua minggu tiga mayatditemukan dengan posisi nyaris sama yakni terbungkus kain dan membentang di tengah jalan.

Kasus Pembunuhan Berantai Misterius di Arab Saudi, Mayat-Mayat Ditemukan Terbungkus Kain dan Terbentang di Jalanan
Kasus Pembunuhan Berantai Misterius di Arab Saudi, Mayat-Mayat Ditemukan Terbungkus Kain dan Terbentang di Jalanan (Daily Mail)

Hal tersebut memicu ketakutan masyarakat tentang adanya pembunuh berantai yang sedang berkeliaran di wilayah tersebut.

Dua dari tiga jenazah yang ditemukan di tengah jalan dalam posisi membentang di tempat tidur dan tertutup kain.

Sedangkan satu korbannya hanya ditemukan membentang di tengah jalan dan terbungkus kain namun tidak diletakkan di tempat tidur.

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: eko darmoko
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved