Malang Raya

Cara Unik Warga Sembojo Kepanjen Malang Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Perhatikan Kostumnya

Warga menggelar upacara bendera di lapangan desa dengan mengenakan kostum yang beragam, mulai pakaian daerah sampai kostum wayang orang.

Cara Unik Warga Sembojo Kepanjen Malang Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Perhatikan Kostumnya
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Warga Kampung Samboja, Kelurahan Cepokomolyo, RT 23/RW 3, Kepanjen, Kabupaten Malang gunakan pakaian adat saat upacara HUT Republik Indonesia ke-74, Sabtu (17/8/2019) 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Warga Kampung Samboja, Kelurahan Cepokomolyo, RT 23/RW 3, Kepanjen, Kabupaten Malang punya cara unik untuk tarik minat warga mengikuti upacara HUT Republik Indonesia 

Warga menggelar upacara bendera di lapangan desa dengan mengenakan kostum yang beragam, mulai pakaian daerah sampai kostum wayang orang. 

Sedari pagi, warga berbondong-bondong ke lapangan kampung dengan berbagai kostum unik.

Seperti baju adat dari berbagai daerah hingga seragam pahlawan lengkap.

Upacara Bendera Unik 17 Agustus di Sungai Kawasan Muharto Kota Malang, Ada Aksi Tubing Paskibra

Kado Kemerdekaan dari Kejari Tanjung Perak Surabaya itu Bernama Penahanan Anggota DPRD Kota Surabaya

Misteri Hilangnya Uang Puluhan Juta di Rekening Pejabat Ponorogo, Ada Modus Telepon dari Pusat

Tua - muda berbaur menjadi satu secara khidmat mengikuti rangkaian upacara bendera sang saka merah putih.

"Kami bikin konsep upacara yang menampakkan kebhinekaan untuk menarik minat kesadaran masyarakat agar antusias mengikuti upacara bendera," ujar Dadang Solikhin koordinator upacara.

Ide penggunaan kostum adat dalam upacara bendera ini adalah keinginan warga.

Warga Kampung Samboja, Kelurahan Cepokomolyo, RT 23/RW 3, Kepanjen, Kabupaten Malang gunakan pakaian adat saat upacara HUT Republik Indonesia ke-74, Sabtu (17/8/2019)
Warga Kampung Samboja, Kelurahan Cepokomolyo, RT 23/RW 3, Kepanjen, Kabupaten Malang gunakan pakaian adat saat upacara HUT Republik Indonesia ke-74, Sabtu (17/8/2019) (SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin)

Menurut Dadang, momen kemerdekaan menjadi momentum bagi warganya untuk berkumpul dan memupuk rasa nasionalisme.

"Kami tak ingin nasionalisme generasi muda tergerus. Maka dari kami gelorakan kembali. Kalau 17 an begini kami ada waktu untuk berkumpul bersama," tutup Dadang.

Di sisi lain, Agung warga setempat, mengaku mempersiapkan kostum adat untuk upacara sedari selepas subuh. Ia antusia mengikuti upacara bendera dengan cara seperti ini.

"Kalau pakai baju adat kan kami jadi bangga. Warga semangat kalau ikut upacara. Usai upacara foto bareng lalu makan bersama. Merdeka!" ungkap Agung gembira. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved