Kota Batu

Warga Kediri dan Jember Terjerat Kasus Miras Ilegal Cap Bintang Kuntul di Kota Batu

PENGEDAR MIRAS ILEGAL - Lestari (56) asal Kelurahan Setono Pande, Kecamatan/Kota #Kediri dan Karta Inggala asal Kelurahan Baratan, Patrang, #Jembner.

Warga Kediri dan Jember Terjerat Kasus Miras Ilegal Cap Bintang Kuntul di Kota Batu
Benni Indo
JAKSA KOTA BATU TUNJUKKAN MIRAS ILEGAL - Pengedarnya adalah Lestari (56) asal Kelurahan Setono Pande, Kecamatan/Kota Kediri dan Karta Inggala asal Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. 

PENGEDAR MIRAS ILEGAL - Lestari (56) asal Kelurahan Setono Pande, Kecamatan/Kota Kediri dan Karta Inggala asal Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

SURYAMALANG.COM, BATU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu menerima pelimpahan tahap dua tersangka pengedar minuman keras (miras) ilegal atau tanpa cukai dari Bea Cukai Malang pada Selasa (20/8/2019) siang.

Dua tersangka tersebut diancam kurungan penjara maksimal lima tahun akibat mengedarkan miras bermerek Bintang Kuntul sebanyak 360 botol tanpa pita cukai.

Tersangka yang ditahan atas nama Lestari (56) asal Kelurahan Setono Pande, Kecamatan/Kota Kediri dan Karta Inggala asal Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Awalnya, petugas mendapati laporan dari warga adanya transaksi dan produksi air minum beralkohol tanpa cukai.

Petugas pun mendatangi lokasi dan menemui langsung Lestari pada 18 April 2019. Namun petugas baru melakukan tahap kedua, yaitu penahanan pada Selasa (20/8/2019). Keduanya dijemput dari Kediri bersama sejumlah barang bukti yakni 360 botol minuman keras tanpa cukai dan pick up.

Kasi Pidsus Kejari Batu, Hendra Hidayat menjelaskan, Lestari dan Karta bertugas mengantarkan barang kepada seseorang yang saat ini masih DPO.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Dikatakan Hendra, Lestari mengirimkan barang tersebut ke seorang berinisial L di Kota Batu.

"Tersangka tertangkap sekitar pukul 19.00 WIB di Kalan Indragiri, Dukuh Pesantren, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. Kemudian dikirim oleh penyidik ke Kejari Kota Batu," ujar Hendra, Selasa (20/8/2019)

Lebih lanjut ia menjelaskan, akibat perbuatan tersangka yang mengedarkan miral merek Kuntul tanpa cukai akan dikenakan pasal 54 dan 56 UU RI tantang cukai dengan ancaman kurungan maksimal lima tahun.

Dari tersangka minuman keras merek Bintang Kuntul yang diamakan sebanyak 30 karton. Dengan masing-masing karton berisi 12 botol, total 360 botol, isi 920 mililiter dengan kadar alkohol 8,76 persen tanpa dilengkapi pita cukai.

"Untuk kerugian cukai dari penjualan miras ilegal ini diperkirakan sekitar Rp 10 juta. Sementara untuk penerima barang saat ini tengah menjadi DPO," pungkasnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved