Kota Batu

Kelompok Kepala SMP Swasta Menentang Rencana SMPN Baru di Junrejo, Kota Batu

SMP Swasta Kota Batu angkat bicara terkait kembalinya digulirkan isu pembangunan SMP di Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Kelompok Kepala SMP Swasta Menentang Rencana SMPN Baru di Junrejo, Kota Batu
Benni Indo
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko didampingi Sekda Pemkot Batu Zadim Efisiensi saat berada di gedung DPRD Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Batu Takim menentang rencana pembangunan SMP negeri baru di Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Takim telah membicarakan hal itu kepada Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batu untuk bisa ikut berkomunikasi dengan Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu.

"Kami limpahkan ke BMPS, upaya kami tempo hari agar Pemkot Batu bisa meninjau kembali pembangunan sekolah baru saya rasa sudah cukup," jelas Takim, Jumat (23/8/2019).

Ia juga berharap pihak Pemkot Batu bisa kooperatif untuk mau bermusyawarah kembali dengan BMPS Kota Batu.

Sementara itu, Kepala BMPS Kota Batu Agus Harianto mengatakan bahwa ia telah audensi dengan MKKS SMP Swasta. Kemudian akan mengajak dialog Pemkot Batu terkait rencana pembangunan SMP Negeri baru di Junrejo.

Ia menerangkan setidaknya akan ada 25 yayasan se Kota Batu yang berencana melakukan dialog dengan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan DPRD Kota Batu.

"Setidaknya pihak pemkot mau meninjau kembali kebijakan tersebut. Bagaimanapun kasihan sekolah swasta yang sampai harus tutup karena adanya sekolah baru," ucap Agus.

Terpisah, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Batu Farida Hanifah tidak banyak memberikan penjelasan saat dimintai keterangan. Ia hanya mengatakan kalau rencana pembangunan SMP Negeri baru di Junrejo sedang dalam proses.

“Kemarin memang sudah ada pembahasan pembuatan Kerangka Acuan Kerja (KAK) terkait pembangunan SMP tersebut," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ingin ada tambahan satu SMP di Junrejo dan satu SD di Sumber Brantas. Hal itu dikatakan Dewanti setelah mengikuti rapat paripurna dengan DPRD Kota Batu mengenai persetujuan perubahan anggaran keuangan.

Dijelaskan Dewanti, kebutuhan sekolah di kawasan itu untuk menunjang SDM masyarakat Kota Batu. Namun Dewanti belum menjelaskan kapan pastinya rencana menambah sekolah ini dapat direalisasikan.

Selain menambah sekolah, Dewanti juga berencana untuk menambah fasilitas di sejumlah sekolah yang ada di wilayah Kota Batu. Gagasan itu muncul setelah Dewanti bertemu dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Batu beberapa waktu lalu.

“Saat ketemu dinas pendidikan, ada hal-hal urgent yakni penambahan sekolah. Di daerah Junrejo masih kurang. Kemudian penambahan komputer untuk setiap tahun agar bisa ujian,” ujar Dewanti, Rabu (21/8/2019).

Namun bagi Dewanti, hal yang tak kalah penting adalah tentang peningkatan SDM baik pada guru maupun murid itu sendiri. Peningkatan SDM itu merupakan program yang searah dengan program dari pemerintah pusat.

“Sekarang ini prioritas Presiden RI kan SDM, yaitu peningkatan SDM guru dan pelatihan bagi murid itu juga perlu dilakukan,” paparnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved