Kabar Sidoarjo
Mahasiswa Surabaya Ini Kaget Lihat Motor Ayahnya Ada di Parkiran Kampus
Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) memanfaatkan parkiran kampus di Surabaya untuk menitipkan motor curian.
Laporan Wartawan : Kukuh Kurniawan
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) memanfaatkan parkiran kampus di Surabaya untuk menitipkan motor curian.
Seperti kasus curanmor yang diungkap anggota Polsek Taman, Sidoarjo.
Polisi menemukan dua motor hasil curian di parkiran Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya.
Kapolsek Taman, AKP Himmawan Setiawan mengatakan motor curian tersebut ditemukan di parkiran yang agak tertutup.
Dua motor itu adalah motor Beat nopol W 4929 NC milik Feri Budi Prihartono (48), dan motor Vario nopol W 4349 VW milik Ahmad Jayadi (46).
Himmawan menjelaskan pengungkapan kasus curanmor tersebut bermula ketika anak Feri melihat motor ayahnya berada di parkiran kampus itu.
“Awalnya Feri melaporkan motornya hilang di Jalan Taruna, Desa Wage Kecamatan Taman pada 20 Agustus 2019.”
“Lalu anak korban yang kebetulan kuliah di kampus tersebut mengenali motor milik ayahnya di parkiran kampus itu pada 21 Agustus 2019,” kata Himmawan kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (28/8/2019).
Setelah melihat motor tersebut, anak korban memberitahu orang tuanya.
Kemudian korban lapor ke Polsek Taman.
Berbekal laporan itu, polisi meluncur ke lokasi penemuan motor tersebut.
“Ternyata di tempat tersebut juga ada beberapa motor hasil curian lain, termasuk motor Vario milik Ahmad Jayadi,” tambahnya.
Dari hasil penelusuran, pakiran yang memang sengaja tertutup itu menjadi tempat penitipan sementara sepeda motor hasil curanmor.
“Diduga office boy (OB) yang bekerja di kampus tersebut terlibat curanmor.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-maling-motor-curanmor_20150425_181809.jpg)