Breaking News:

Citizen Reporter

Orang Vietnam Memuliakan Cula Badak, Tak Peduli 1.100 Badak Mati Akibat Perburuan Liar di Afrika

OLEH: Vu Hoai Nam Dang, University of Copenhagen dan Martin Reinhardt Nielsen, University of Copenhagen

Editor: yuli
wikipedia
Badak di kebun binatang Ciudad, Ho Chi Minh City, Vietnam. 

Kami telah mewawancarai 30 orang yang mengaku pemakai cula badak dan satu orang pedagang cula badak. Semuanya berasal kelas menengah atas di Hanoi, Ibu Kota Vietnam.

Mereka mengaku memakai cula badak untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk mabuk, demam, asam urat hingga penyakit mematikan, yaitu kanker dan stroke.

Selain itu, mereka juga memberikan cula badak kepada kerabat yang sedang sakit parah untuk menghibur sekaligus sebagai tanda bahwa mereka sudah melakukan segala upaya untuk membantu menyembuhkan penyakit.

Kami menemukan bahwa mitos tentang cula badak memiliki kemampuan menyembuhkan manusia ternyata sudah lama dipercayai sejak lama di Vietnam.

Temuan kami membuktikan bahwa kepercayaan cula badak memiliki kekuatan magis sebagai barang yang dapat menyembuhkan manusia berasal dari budaya di Vietnam yang mengakar.

Selain digunakan untuk pengobatan, cula badak juga dianggap mewakili status sosial seseorang.

Para konsumen akan membagikan cula badak dalam lingkaran sosial dan profesional untuk menunjukkan kekayaan mereka sekaligus memperkuat hubungan bisnis. Mereka juga lazim memberikan cula badak sebagai hadiah kepada penguasa sebagai balas budi.

Stigma

Dalam penelitian, kami menemukan bahwa penggunaan cula badak bukan sesuatu yang menimbulkan stigma di Vietnam. Para konsumen juga menunjukkan ketidakpedulian terhadap perburuan ilegal atau keberadaan badak di alam liar.

Perburuan badak yang terjadi di Afrika merupakan isu yang jauh dari kehidupan mereka, karena terjadi di tempat yang jauh, di luar dari pengaruh mereka karena bukan mereka yang membunuh badak-badak tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved